BANGUNAN LAPAS PEREMPUAN PALANGKA RAYA DAN BAPAS SAMPIT ADALAH TIPE KANTOR PEMASYARAKATAN ZAMAN NOW

Kontribusi dari Humas Kemenkumham Kalteng, 15 Oktober 2018 08:40, Dibaca 934 kali.


MMCKalteng – Plt. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Tengah Budi didampingi Kepala Bagian Program dan Pelaporan H. Mahrijuni dan Humas Kantor Wilayah pada hari Jum’at (12/10) kemaren melakukan peninjauan ke dua Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang melaksanakan proyek pembangunan di dua kabupaten yang berbeda yakni Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Kelas II A Palangka Raya yang berada di KM. 40 Jalan Tjilik Riwut Palangka Raya dan Balai Pemasyarakatan Kelas II Sampit yang terletak persis di belakang Lapas Kelas II B Sampit.

Pada peninjauan pertamanya ke Proyek Pembangunan LPP Kelas II A Palangka Raya, Plt. Kakanwil merasa takjub atas luas lahan dan bangunan yang dimiliki LPP Kelas II A Palangka Raya. Kepala LPP (Dyah Wandansari) yang juga berada di Lokasi mengajak orang nomor satu di Kemenkumham Kalteng ini untuk berkeliling keseluruh proyek pembangunan baik yang sudah selelsai tahap pengerjaannya maupun yang masih dalam proses tahan pembangunan.

(Baca Juga : Guna Kondisi Yang Baik, Lapas Sukamara Rawat Alat Pembajak Tanah)

Dilokasi tersebut, Plt. Kakanwil mempertanyakan halaman tengah yang masih terdapat kubangan air yang masih menggenang lumayan luas, menurutnya harus segera dibuang melalui saluran pembuangan air agar halaman tersebut bisa dipergunakan untuk lalu lalang kendaraan proyek agar operasional pembangunan bisa berjalan dengan lancar sehingga waktu pengerjaan seperti yang telah ditentukan bisa sesuai dengan tepat waktu.

Melihat luasnya lahan dan bangunan yang dimiliki LPP Kelas II A Palangka Raya Plt. Kakanwil pun sempat bercanda bahwa menurutnya bisa nih menampung WBP dari Lapas Cipinang yang sangat over crowdied.

Menanggapi akan permintaan Plt. Kakanwil, Kepala LPP menjelaskan bahwa kubangan air yang ada merupakan air hujan yang turun selama tiga hari berturut-turut. Dijelaskannya sebelumnya lahan LPP merupakan lahan gambut yang tentu merupakan lahan rawa yang penuh dengan air. Akan tetapi dirinya berjanji bahwa dalam waktu cepat tumpukan tanah urug yang ada akan segera di ratakan untuk menutupi kubangan air yang terjadi sehingga halaman dalam yang ada tingkat kepadatan tanahnya akan merata dan lebih baik.

Sementara pada peninjauan kedua ke Kantor Bapas Kelas II Sampit yang sudah 100% selesai tahap pembangunannya, Plt. Kakanwil melakukan pemeriksaan keseluruh sudut bangunan yang ada, menurutnya bagus dan cara pengerjaannya memuaskan. Hal ini dapat dilihat tidak adanya rembesan air di plafon padahal bangunan tersebut sudah jadi sudah lama.

Menurutnya kedua bangunan kantor baru yang ada baik itu LPP Palangka Raya maupun Bapas Sampit merupakan bangunan kantor zaman now, selain dari stuktur bangunan yang terlihat, kondisi ruangan yang ada tentu bisa membuat kenyamanan dan ketangan petugas dalam melaksanakan kinerjanya. (Red-dok. Pirhan Humas Kalteng.Okt. 2018).

Humas Kemenkumham Kalteng

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook