Sekda Serahkan Hibah Pemprov. Kalteng untuk Pembangunan Klinik Rehabilitasi di Kantor BNN Prov. Kalteng

Kontribusi dari Widia Natalia, 11 Desember 2020 13:57, Dibaca 356 kali.


MMCKalteng – Palangka Raya – Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah (Prov. Kalteng) Fahrizal Fitri mewakili Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran melakukan Penyerahan Hibah Pemprov. Kalteng kepada Badan Narkotika Nasional (BNN) Prov. Kalteng Tahun Anggaran (TA) 2021, bertempat di Ruang Rapat BNNP Kalteng, Jumat (11/12/2020). Penyerahan hibah bertujuan untuk pembangunan klinik rehabilitasi di Kantor BNN Prov. Kalteng.

Dalam hal ini, penyerahan dana hibah dilakukan secara simbolis oleh Sekretaris Daerah Prov. Kalteng Fahrizal Fitri kepada Kepala BNN Prov. Kalteng Adi Swasono. Penyerahan disaksikan langsung oleh Kepala BNN Republik Indonesia (RI) Heru Winarko. Dana hibah dari Pemprov. Kalteng untuk pembangunan klinik rehabilitasi di Kantor BNN Prov. Kalteng senilai 2 Miliar.

(Baca Juga : Sekda Kalteng Hadiri Rakor Pencapaian Target Realisasi APBD Tahun 2020 dan Implementasi Penggunaan Masker, Cuci Tangan Serta Jaga Jarak Untuk Perubahan Prilaku Baru di Masa Pandemi Covid-19)

Sekretaris Daerah Prov. Kalteng Fahrizal Fitri dalam sambutannya menyampaikan Dana hibah tersebut merupakan salah satu bukti kepedulian kepada Institusi yang menangani masalah narkoba.

“Salah satu tugas dari Pemerintah Daerah bagaimana support untuk penyediaan  sarana dan prasarana termasuk juga disaat membutuhkan personil. Kami siap terhadap personil, dukungan anggaran, dukungan bagaimana kita berkolaborasi dalam penanganan korban dari narkoba”, tutur Sekretaris Daerah Prov. Kalteng Fahrizal Fitri.

Fahrizal Fitri berharap ini merupakan bagian dari bagaimana membangun Kalteng yang bermartabat, elok, religious, kuat, amanah dan harmonis.

“Kami Pemprov. Kalteng mendukung hidup 100%, sadar, sehat, bahagia tanpa narkoba di Bumi Tambun Bungai Bumi Kalimantan Tengah”, tambahnya.

Lebih lanjut Fahrizal Fitri mengatakan, kedepannya arah tindaklanjut pembahasan tentang bagaimana penerapan berkenaan dengan proses hukum terhadap Bandar, pengedar dan pengguna narkoba.

Hal senada disampaikan Kepala BNN RI Heru Winarko yang menyampaikan apresiasi kepada Pemprov. Kalteng. Kepala BNN RI Heru Winarko mengutarakan berdasarkan prevalensi di Kalteng kasus narkoba tidak terlalu tinggi disbanding wilayah lainnya.

“Kita disini 0,8% dan rata-rata se-Indonesia 1,8”, ucap Heru Winarko.

Heru Winarko menekankan untuk tetap mengantisipasi terjadinya peningkatan kasus narkoba. Di Kalteng, terdapat Daerah yang rawan kasus narkotika diantaranya di Kabupaten Kotawaringin Barat yakni Kelurahan Kumai Hilir, Kelurahan Madurejo, Kelurahan Arut Selatan serta Kota Palangka Raya yakni Kelurahan Palangka Jalan Mendawai, Kelurahan Palmboyan Bawah Jalan Pahandut, Kelurahan Kereng Bangkirai dan Kelurahan Sabaru.

“Tempat yang menjadi perhatian kita”, jelas Heru Winarko.

Heru Winarko mengatakan BNN akan terus meningkatkan kerjasama dengan seluruh stakeholder dan masyarakat dalam memberantas peredaran narkoba.

Turut hadir jajaran Pejabat BNN RI dan BNN Prov. Kalteng terkait.(WDY/Foto:Biro Adpim)

Widia Natalia

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook