Penurunan Kejadian Kebakaran Hutan dan Lahan Jilid 1

Kontribusi dari BPBPK PROV KALTENG, 06 Oktober 2020 18:03, Dibaca 97 kali.


MMCKalteng - Palangka Raya - Berdasarkan data serta informasi yang didapatkan dari Pusdalops Penanggulangan Bencana, Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran Provinsi Kalimantan Tengah sampai dengan tanggal 6 Oktober 2020, kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di wilayah Kalimantan Tengah terdapat angka penurunan kejadian kebakaran hutan dan lahan, baik yang berlokasi di Kabupaten dan Kota di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah. Menurunnya jumlah kejadian kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Kabupaten dan Kota diuntungkan karena masih adanya hujan yang turun khususnya di daerah rawan terjadinya Karhutla yang ada di Kabupaten dan Kota Provinsi Kalimantan Tengah,  bahkan akibat hujan yang terjadi di beberapa wilayah Kabupaten ada yang dilanda banjir sampai menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir.

Sebagai perbandingan, kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Kabupaten dan Kota mengalami penurunan dari tahun 2019 ke tahun 2020, hal ini bisa dilihat dari luas kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) sejak ditetapkannya Status Siaga Darurat Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan di Wilayah Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2020 dari tanggal 1 Juli 2020 hingga 28 September 2020, berdasarkan perhitungan luas area terbakar dari data laporan Kabupaten dan Kota ke Pusdalops Penanggulangan Bencana Provinsi Kalimantan Tengah sebanyak 1653,7ha dan berdasarkan perhitungan luas area terbakar berdasarkan citra satelit Landsat 8DL1/TRS yang di overlay dengan data sebaran hotspot hasil groundcheck dan pemadaman oleh Manggala Agni (KLHK) sebanyak 1.459 ha.

(Baca Juga : Program Food Estate Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal, Belum Tentu Datangkan Transmigran Baru)

Wakil Komandan Pos Komando Satuan Tugas Penanganan Darurat Bencana (Satgas PDB) Kebakaran Hutan dan Lahan di Wilayah Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2020 H. Darliansjah melalui Koordinator Pencegahan dan Mitigasi Satuan Tugas Penanganan Darurat Bencana (Satgas PDB) Kebakaran Hutan dan Lahan, Noor Aswad mengatakan, "Terjadinya angka penurunan kejadian kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Kabupaten dan Kota, selain dibantu oleh kondisi cuaca, juga karena adanya koordinasi yang terjalin dengan baik antara Pemerintah Provinsi dengan Pemerintah Kabupaten dan Kota, dalam hal ini pihak BPBD sebagai SKPD yang menangani bencana,” ucapnya kepada Tim Publikasi dan Informasi, Selasa (6/10/2020).

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam hal ini Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran Provinsi Kalimantan Tengah memberikan dukungan kepada Kabupaten dan Kota dalam upaya pencegahan berupa pemadaman melalui udara berupa helikopter water bombing bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB),” imbuhnya.

“Untuk Kabupaten dan Kota, Satuan Tugas Penanganan Darurat Bencana (Satgas PDB) Kebakaran Hutan dan Lahan di Wilayah Provinsi Kalimantan Tengah, juga melakukan dukungan patroli rutin, berupa sosialisasi dan edukasi tentang bahaya Karhutla ke wilayah Kota Palangka Raya, Kabupaten Pulang Pisau, Kabupaten Kapuas dan Kabupaten Katingan, dan menginventarisir daerah-daerah rawan Karhutla serta melaksanakan pemadaman dini terhadap titik-titik api di lapangan yang ditemukan,” sambungnya. (Pky.6/10/2020 DewiS Foto/Data:PusdalopsPBKalteng)

BPBPK PROV KALTENG

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner
Mari Jaga Lingkungan Kita.
Kalteng Bicara Baik.

Facebook