Pendampingan Survei Pemulihan UMKM di Kobar

Kontribusi dari Diskominfo Kobar, 28 Agustus 2020 16:38, Dibaca 303 kali.


MMCKalteng - Kotawaringin Barat - Pandemi Covid-19 berimbas besar pada kelangsungan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia. Krisis ekonomi yang dialami oleh UMKM pun menjadi ancaman besar bagi perekonomian nasional, mengingat secara nasional UMKM merupakan penggerak ekonomi domestik dan penyerap tenaga kerja terbesar dalam beberapa dekade terakhir. UMKM yang merupakan penopang produksi nasional tengah menghadapi goncangan dari sisi penawaran dan permintaan, hal itu dapat berimplikasi pada penurunan kesejahteraan masyarakat.

Dampak pandemi sangat luas, dari sektor kesehatan, pendidikan, pariwisata, dan perekonomian termasuk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Pemerintah serius menangani dampak tersebut dengan cara melakukan beberapa kebijakan guna penyelamatan dan pemulihan UMKM di seluruh Indonesia.

(Baca Juga : Dinas Pendidikan Kerja Sama dengan LPMP Provinsi Kalimantan Tengah Selenggarakan Deklarasi dan Penandatanganan Mou SPMI Mandiri)

Badan Perencana Pembangunan Nasional (Bappenas) bekerja sama dengan Asosiasi Business Development Services Indonesia (ABDSI), Kolaborasi Masyarakat Dan Pelayanan Untuk Kesejahteraan (Kompak) dan Universitas Indonesia melakukan survei secara online dalam rangka mengevaluasi kebijakan Pemerintah khususnya program penyelamatan dan pemulihan UMKM.

Di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) sendiri, khususnya Dinas Perikanan dengan leading sektor Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) melaksanakan pendampingan survei dimaksud kepada pengusaha UMKM bidang pengolahan perikanan. Pendampingan yang dilaksanakan Jumat (28/8/2020) kepada pengolah hasil perikanan Ibu Syarifah Salmah di Desa Sungai Kapitan. Ibu Syarifah Salmah adalah salah satu pengusaha UMKM pengolah hasil perikanan dengan produknya kerupuk ikan tenggiri, amplang, stik ikan dan lainnya. 

“Pendampingan survei dilakukan supaya pengusaha UMKM lebih mudah dalam pengisian data dan mengurangi resiko kesalahan dalam pengisian data,” kata John Heriono selaku pendamping survei. 

Survei ini bertujuan mengetahui seberapa efektif kebijakan pemerintah yang telah dikeluarkan dan dirasakan oleh para Pemilik Usaha, selain itu dalam survei ini juga mendata kebutuhan Pemilik Usaha dalam proses pemulihan ekonomi. Hasil ini akan menjadi masukan kepada Pemerintah khususnya Kementerian/Lembaga dalam membuat program ke depannya untuk membantu para UMKM. (nita&razak/diskan kobar)

Diskominfo Kobar

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner
Kalteng Bicara Baik.
Mari Jaga Lingkungan Kita.

Facebook