Gerakan Diversifikasi Pangan Lokal Tahun 2020

Kontribusi dari DINAS KETAHANAN PANGAN PROVINSI KALIMANTAN TENGAH, 19 Agustus 2020 08:30, Dibaca 771 kali.


MMCKalteng - Palangka Raya - Rabu (19/8/2020) Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Tengah mengadakan kegiatan Gerakan Diversifikasi Pangan Lokal di Aula Eka Hapakat Kantor Gubernur Kalimantan Tengah. Kegiatan terbagi ke dalam 2 sesi acara; pada Sesi pertama dilaksanakan video conference antara Menteri Pertanian dengan Gubernur, Bupati, Walikota dan Kepala Dinas yang menangani Ketahanan Pangan Provinsi dan Kabupaten/Kota seluruh Indonesia. Sesi kedua video conference antara Gubernur Kalimantan Tengah dengan Bupati, Walikota, Kepala Dinas yang menangani Ketahanan Pangan, Lingkup Pertanian, Perikanan, Perdagangan dan Perindustrian, Koperasi dan UMKM Kabupaten/Kota se-Kalimantan Tengah.


Dalam sambutannya, Menteri Pertanian menghimbau Para Gubernur, Bupati, Walikota agar mengajak masyarakat untuk mengkonsumsi karbohidrat selain nasi. Bahan pangan karbohidrat selain nasi seperti Ubi kayu, ubi jalar (Ubi ungu, Ubi Kuning), talas, pisang. Dikatakan juga oleh Menteri Pertanian bahwa dalam masa pandemi Covid-19 ini sektor pertanian,  UMKM pangan lokal adalah sektor yang tidak banyak terpengaruh, sehingga dengan mengkampanyekan pangan lokal ini diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi di daerah dan juga meningkatkan penyerapan tenaga kerja.

(Baca Juga : Tim Karhutla Laksanakan Patroli Udara)

Tujuan Gerakan Diversifikasi Pangan lokal yaitu:

1. Antisipasi krisis pangan global dan ancaman kekeringan;

2. Penyediaan pangan alternatif sumber karbohidrat lokal non beras

3. Menggerakkan sektor ekonomi masyarakat;

4. Mewujudkan sumber daya manusia yang sehat, aktif, dan produktif, melalui kecukupan pangan yang beragam, bergizi, seimbang dan aman

Sasaran utama Gerakan Diversifikasi ini adalah:

1. Menurunkan ketergantungan akan konsumsi beras;

2. Meningkatkan konsumsi pangan lokal non beras atau sumber karbohidrat lainnya;

3. Menumbuhkan UMKM pangan sebagai penyedia pangan lokal;

4. Salah satu cara meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah

Dalam sambutannya, Gubernur Kalimantan Tengah yang dibacakan oleh Staf Ahli dr. Endang menyatakan bahwa guna memotivasi masyarakat agar mau mengkonsumsi makanan yang Beragam, Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) berbasis sumber daya lokal sesuai dengan salah satu program kami yaitu menciptakan Sumber Daya Manusia Kalimantan Tengah yang sehat dan cerdas melalui penerapan konsumsi pangan lokal. Maka setiap unit kerja yang terkait dengan ketahanan pangan dan kelompok masyarakat, perlu melakukan sosialisasi maupun gerakan secara terus-menerus untuk dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan, serta mengubah pola konsumsi pangan masyarakat untuk mengkonsumsi pangan lokal Beragam, Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) menuju terwujudnya “Kalteng Berkah”. Saya berharap dengan moment Gerakan Diversifikasi Pangan lokal  ini :

1. Agar masyarakat mengkonsumsi pangan lokal dan kurangi makan nasi dan makan lebih beragam jenis makanan;

2. Meningkatnya konsumsi pangan lokal beragam, bergizi, seimbang dan aman sehingga masyarakat memperoleh gizi yang baik yang akan menurunkan angka stunting di masyarakat Kalteng;

3. Pengembangan diversifikasi pangan adalah salah satu upaya untuk peningkatan ketersediaan pangan dalam era new normal;

4. Perlu sinergitas antar stakeholders dalam memberdayakan UMKM pangan lokal

Salah satu kegiatan penguatan pangan lokal adalah dengan Gerakan Diversifikasi pangan lokal, Saya selaku Gubernur Kalimantan Tengah mengharapkan kepada Kabupaten/Kota dapat menyelenggarakan dan menggelorakan Diversifikasi Pangan lokal sampai dengan tingkat kelurahan/desa, dan juga sebagai ketahanan pangan keluarga.

Dalam sambutannya Plt. Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Tengah Dra. Lilis Suriani, MM.MMRS menyatakan, “Upaya Diversifikasi Pangan Lokal merupakan salah satu upaya penganekaragaman pola konsumsi pangan pada masyarakat. Upaya ini dapat pula dijadikan salah satu momentum bagi Pemerintah Daerah untuk menstimulasi pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di pedesaan. Di samping itu, jika dilihat dari kepentingan kemandirian pangan maka penganekaragaman konsumsi pangan dapat mengurangi ketergantungan konsumen pada satu jenis pangan. Kalimantan Tengah memiliki beberapa jenis tanaman sumber karbohidrat (umbi-umbian, jagung, talas,pisang) beberapa jenis kacang-kacangan, beberapa jenis sayuran dan beberapa jenis buah-buahan. Namun demikian, pemanfaatannya masih terbatas dan belum secara masif oleh industri pangan nasional. Indonesia harus mampu menumbuhkan dan mengembangkan potensi pangan lokal guna mewujudkan kemandirian dan ketahanan pangan daerah," ucapnya.

Penganekaragaman konsumsi pangan akan memberi dorongan dan insentif pada penyediaan produk pangan yang lebih beragam dan aman untuk dikonsumsi, termasuk produk pangan yang berbasis sumber daya lokal. Dari sisi aktivitas produksi, penganekaragaman konsumsi pangan dapat meminimalkan resiko usaha pola monokultur, meredam gejolak harga, mengurangi gangguan kehidupan biota di suatu kawasan, meningkatkan pendapatan petani, dan menunjang pelestarian sumber daya alam.

Hasil diskusi pada acara ini mengemukakan beberapa hal :

1. Merubah mindset bahwa kenyang tidak harus dengan nasi, tetapi dapat dengan makanan pengganti karbohidrat lainnya (ubi kayu, umbi2an, pisang, jagung);

2. Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten/Kota membuat kebijakan dan memberi contoh seperti 1 hari dalam satu bulan mengganti nasi dengan makanan karbohidrat lokal lainnya;

3. Memberikan perhatian, bimbingan pada UMKM pangan lokal;

4. Meningkatkan sinergitas antar stakeholders dalam memperdayakan UMKM pangan lokal yang akan meningkatkan pertumbuhan eknomi.

Semboyan “Besuh dia harus kuman bari, Barigas tuntang sanang dengan pangan lokal”. (Totok / Foto: Totok)

DINAS KETAHANAN PANGAN PROVINSI KALIMANTAN TENGAH

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner
Mari Jaga Lingkungan Kita.
Kalteng Bicara Baik.

Facebook