Perkembangan Terbaru Kasus Covid-19 : Sembuh 7 Orang Dan 11 Orang Terkonfirmasi Positif

Kontribusi dari Widia Natalia, 23 Juni 2020 15:58, Dibaca 578 kali.


MMCKalteng - Palangka Raya - Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Sugianto Sabran selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kalteng menyampaikan bahwa Kalteng saat ini masih dalam status bencana Nasional, masih berstatus daruratan kesehatan masyarakat dan masih berstatus tanggap darurat bencana.

Gubernur H. Sugianto Sabran terus menerus mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama berjuang memutus penyebaran Covid-19 di Kalteng. Upaya yang dapat dilakukan untuk memutus mata rantai Covid-19 yakni dengan tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan dan anjuran Pemerintah. Hal ini disampaikan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kalteng melalui tim komunikasi publik Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kalteng Rita Juliawaty, SKM, M.Si dalam press release yang digelar pada Selasa (23/06/2020) sore, di Lobi Kantor Utama RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya.

(Baca Juga : Perkembangan Kasus Covid-19 di Kalteng : Sembuh 64 Orang dan Konfirmasi Baru 74 Orang)

Dalam keterangannya, Rita Juliawaty menyampaikan bahwa jumlah pasien sembuh Covid-19 di Kalteng saat sudah mencapai 306 orang, setelah kembali ada penambahan sebanyak 7 orang dalam 24 jam.

Penambahan jumlah pasien sembuh Covid-19 yang baru sebanyak 7 orang diantaranya 6 orang merupakan warga asal Kota Palangka Raya yang sebelumnya menjalani perawatan di RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya dan 1 orang lainnya merupakan warga asal Kabupaten Barito Selatan yang sebelumnya menjalani perawatan di RSUD Jaraga Sasameh.

Total sebanyak 306 orang dinyatakan sembuh Covid-19, masing-masing sebanyak 138 orang berdasarkan hasil dari RSDS Palangka Raya, 6 orang diantaranya dinyatakan sembuh dalam 24 jam terakhir, 61 orang berdasarkan hasil dari RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, 29 orang berdasarkan hasil dari RSUD Murjani Sampit, RSUD Soemarno Sostroatmojo Kapuas 11 orang, 11 orang berdasarkan hasil dari RSUD Puruk Cahu, 1 orang berdasarkan hasil dari RSUD Ulin Bjm, 22 orang berdasarkan hasil dari RS Siloam Palangka Raya, 11 orang berdasarkan hasil dari RSUD Mas Amsyar, 4 orang berdasarkan hasil dari RSUD Jaraga Sasameh, 1 orang diantaranya dinyatakan sembuh dalam 24 jam terakhir, RSUD Pulang Pisau 1 orang, 8 orang berdasarkan hasil dari RS Kota Palangka Raya, 1 orang berdasarkan hasil dari RSUD Muara Teweh, 1 orang berdasarkan hasil dari RS Bhayangkara, 6 orang berdasarkan hasil dari RSUD Lamandau dan 1 orang lainnya berdasarkan hasil dari RSUD Sukamara.

Lebih lanjut disampaikan Rita Juliawaty, jumlah kasus positif di Kalteng saat ini telah mencapai 794 kasus. Dalam 24 jam terakhir dilaporkan telah terjadi penambahan pada pasien terkonfirmasi positif sebanyak 11 orang.

Sebanyak 11 orang tersebut, diantaranya 8 orang merupakan warga asal Kota Palangka Raya, 1 orang merupakan warga asal Kabupaten Barito Timur dan 2 orang lainnya merupakan warga asal Kabupaten Kapuas.

Terkonfirmasi positif yang baru dalam 24 jam terakhir, saat ini sedang berada di RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya 7 orang, berada di Karantina Pemerintah Daerah Kapuas dan RSUD Soemarno Sostroatmojo 2 orang, berada di RSUD Tamiang Layang 1 orang dan 1 orang lainnya menjalani isolasi mandiri.

Total kasus positif yang dilaporkan telah mencapai 794 orang yakni 306 orang sudah dinyatakan sembuh, 50 orang meninggal dunia dan sisanya sebanyak 438 pasien positif yang masih menjalani perawatan di sejumlah RS rujukan Covid-19 di Kalteng.

Sebanyak 438 pasien positif Covid-19 yang tersisa saat ini, masing-masing yang menjalani perawatan di RSDS Palangka Raya tetap 148 orang saat ini, RSSI Pangkalan Bun tetap 32 orang, RSUD Murjani Sampit tetap 9 orang, Karantina Pemerintah Daerah Kapuas dan RSUD Soemarno Sostroatmojo menjadi 102 orang, RSUD Puruk Cahu tetap 15 orang, RS Siloam Palangka Raya tetap 24 orang, RSUD Mas Amsyar tetap 4 orang, RSUD Jaraga Sasameh tersisa 3 orang, RSUD Pulang Pisau tetap 8 orang, RS Kota Palangka Raya tetap 22 orang, RSUD Muara Teweh tetap 1 orang, RS Bhayangkara tetap 16 orang, RSUD Lamandau tetap 7 orang, RSUD TNI tetap 8 orang, menjalani isolasi mandiri menjadi 11 orang, RSUD Kuala Kurun tetap 18 orang, RS Betang Pambelum tetap 3 orang, RSI PKU Muhamadiyah tetap 2 orang dan RSUD Tamiang Layang menajdi 5 orang saat ini.

Tim komunikasi publik Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kalteng Rita Juliawaty juga menyampaikan, tingkat kematian atau Case Fatality Rate (CFR) Covid-19 di Kalteng berada di angka 6,3 persen. Dalam 24 jam terakhir, jumlah kasus meninggal dunia akibat Covid-19 kembali mengalami penambahan sebanyak 1 orang sehingga menjadi 50 orang saat ini. Sebanyak 1 orang yang baru dinyatakan meninggal dunia, merupakan warga asal Kota Palangka Raya, yang sebelumnya menjalani perawatan di RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya.

Rita Juliawaty kembali menuturkan, saat ini sebaran Kasus Pasien Dengan Pengawasan (PDP) di Kalteng masih tetap berada di 13 Kabupaten/Kota. Dalam 24 jam terakhir, jumlah kasus PDP dilaporkan mengalami penambahan sebanyak 1 orang. Jumlah kasus PDP saat ini menjadi 106 orang.

PDP di RSDS Palangka Raya tersisa 22 orang saat ini, PDP di RSUD Soemarno Kapuas tetap 19 orang, PDP di RSUD Pulang Pisau menajadi 9 orang saat ini, PDP di RSUD RSSI Pangkalan Bun tetap 23 orang saat ini, PDP di RS Siloam Palangka Raya tetap 2 orang saat ini, PDP di RSUD Mas Amsyar tetap 3 orang, PDP di RS Bhayangkara tetap 2 orang, PDP di RSUD Murjani Sampit menjadi 5 orang saat ini, PDP di RSUD Muara Teweh menjadi 4 orang, PDP di RSUD Lamandau tersisa 6 orang, PDP di RSUD Tamiang Layang tetap 6 orang, RSUD Jaraga Sasameh tetap 2 orang saat ini dan RSUD Puruk Cahu tetap 3 orang.

Distribusi PDP dari masing-masing daerah diantaranya Kota Palangka 16 orang, Kabupaten Pulang Pisau 9 orang, Kabupaten Katingan 4 orang, Kabupaten Kapuas 20 orang, Kabupaten Murung Raya 3 orang, Kabupaten Gunung Mas 2 orang, Kabupaten Kotawaringin Barat 22 orang, Kabupaten Kotawaringin Timur 3 orang, Kabupaten Seruyan 4 orang, Kabupaten Barito Utara 4 orang, Kabupaten Lamandau 6 orang, Kabupaten Barito Timur 8 orang dan Kabupaten Barito Selatan 5 orang.

Terakhir disampaikan oleh Rita Juliawaty, untuk kasus Orang Dalam Pemantauan (ODP) dilaporkan menjadi 263 orang, ada penambahan sebanyak 12 orang dibanding tanggal 22 Juni 2020. (WDY)

Widia Natalia

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner
Mari Jaga Lingkungan Kita.
Kalteng Bicara Baik.

Facebook