Perkembangan Kasus Covid-19 di Kalteng : Terkonfirmasi Positif 13 Orang Dan 2 Orang Meninggal Dunia

Kontribusi dari Widia Natalia, 20 Juni 2020 15:46, Dibaca 868 kali.


MMCKalteng - Palangka Raya - Sampai dengan saat ini, pemeriksaan spesimen yang dilakukan pada hari ini sebanyak 321, sehingga akumulasi spesimen yang diperiksa sampai dengan hari ini adalah 3.642 spesimen. Dari kasus yang kita periksa ini didapatkan konfirmasi positif sebanyak 13 orang, sehingga akumulasi menjadi 762 orang. Hal ini disampaikan oleh Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kalimantan Tengah (Prov. Kalteng) H. Sugianto Sabran melalui juru bicara Dokter umum Rumah Sakit (RS) Doris Sylvanus Palangka Raya dr. Caroline Ivonne dalam press release perkembangan kasus Covid-19 di Kalteng, bertempat di Lobi Kantor Utama RSUD Doris Sylvanus Paalngka Raya, Sabtu (20/06/2020).

Berdasarkan data yang disampaikan oleh Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Prov. Kalteng, Dokter umum RS Doris Sylvanus Palangka Raya dr. Caroline Ivonne, jumlah kasus positif di Kalteng saat ini telah mencapai 762 kasus setelah kembali ada penambahan sebanyak 13 orang dalam 24 jam. Sebanyak 13 orang tersebut, diantaranya 10 orang merupakan warga asal Kota Palangka Raya, 1 orang merupakan warga asal Kabupaten Gunung Mas, 1 orang merupakan warga asal Kabupaten Barito Timur dan 1 orang lainnya merupakan warga asal Kabupaten Murung Raya.

(Baca Juga : Kasus Harian Covid-19, 18 September 2021 : Sembuh 205 Orang, Konfirmasi 51 Orang. Mari Terus Disiplin Prokes)

Terkonfirmasi positif yang baru dalam 24 jam terakhir, saat ini sedang berada di RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya 6 orang, berada di RS Siloam Palangka Raya 4 orang, berada di RSI PKU Muhamadiyah 2 orang dan 1 orang lainnya berada di RSUD Tamiang Layang.

Dalam 24 jam terakhir, dilaporkan juga terdapat 2 orang terkonfirmasi positif Covid-19 yang berpindah tempat perawatan. Sebanyak 2 orang tersebut, yang sebelumnya menjalani isolasi mandiri, pindah tempat perawatan ke RS Kota Palangka Raya.

Total kasus positif yang dilaporkan telah mencapai 762 orang yakni 292 orang sudah dinyatakan sembuh, 46 orang meninggal dunia dan sisanya sebanyak 424 pasien positif yang masih menjalani perawatan di sejumlah RS rujukan Covid-19 di Kalteng.

Sebanyak 424 pasien positif Covid-19 yang tersisa saat ini, masing-masing yang menjalani perawatan di RSDS Palangka Raya menjadi 138 orang saat ini, RSSI Pangkalan Bun tetap 32 orang, RSUD Murjani Sampit tetap 9 orang, Karantina Pemerintah Daerah Kapuas dan RSUD Soemarno Sostroatmojo tetap 102 orang, RSUD Puruk Cahu tetap 16 orang, RS Siloam Palangka Raya menjadi 24 orang, RSUD Mas Amsyar tetap 4 orang, RSUD Jaraga Sasameh tetap 3 orang, RSUD Pulang Pisau tetap 8 orang, RS Kota Palangka Raya menjadi 22 orang, RSUD Muara Teweh tetap 1 orang, RS Bhayangkara tetap 15 orang, RSUD Lamandau tetap 7 orang, RSUD TNI tetap 8 orang, menjalani isolasi mandiri tersisa 10 orang, RSUD Kuala Kurun tetap 15 orang, RS Betang Pambelum tetap 3 orang, RSI PKU Muhamadiyah menjadi 3 orang dan RSUD Tamiang Layang menjadi 4 orang saat ini.

Dokter umum RS Doris Sylvanus Palangka Raya dr. Caroline Ivonne juga menyampaikan jumlah pasien sembuh Covid-19 hingga saat ini tetap berjumlah 292 orang, tidak ada perubahan dibanding tanggal 19 Juni 2020.

Lanjut disampaikan oleh juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Prov. Kalteng dr. Caroline Ivonne, tingkat kematian atau Case Fatality Rate (CFR) Covid-19 di Kalteng berada di angka 6,0 persen. Dalam 24 jam terakhir, jumlah kasus meninggal dunia akibat Covid-19 mengalami penambahan sebanyak 2 orang sehingga menjadi 46 orang saat ini. Sebanyak 2 orang yang baru dinyatakan meninggal dunia, merupakan warga asal Kota Palangka Raya yang sebelumnya menjalani perawatan di RS Siloam Palangka Raya 1 orang dan di RSI PKU Muhamadiyah 1 orang.

dr. Caroline Ivonne kembali menuturkan, saat ini sebaran Kasus Pasien Dengan Pengawasan (PDP) di Kalteng berada di 13 Kabupaten/Kota. Dalam 24 jam terakhir, jumlah kasus PDP dilaporkan kembali mengalami penambahan sebanyak 16 orang. Jumlah kasus PDP saat ini menjadi 122 orang.

PDP di RSDS Palangka Raya menjadi 24 orang saat ini, PDP di RSUD Soemarno Kapuas menjadi 20 orang, PDP di RSUD Pulang Pisau menjadi 8 orang saat ini, PDP di RSUD RSSI Pangkalan Bun tetap 21 orang saat ini, PDP di RS Siloam Palangka Raya tersisa 1 orang saat ini, PDP di RSUD Mas Amsyar tetap 2 orang, PDP di RS Bhayangkara tetap 21 orang, PDP di RSUD Murjani Sampit tetap 4 orang saat ini, PDP di RSUD Muara Teweh tetap 2 orang, PDP di RSUD Lamandau menjadi 7 orang, PDP di RSUD Tamiang Layang tetap 6 orang, RSUD Jaraga Sasameh tetap 1 orang saat ini, PDP di RSUD Kuala Kurun tetap 2 orang dan RSUD Puruk Cahu tetap 3 orang.

Distribusi PDP dari masing-masing daerah diantaranya Kota Palangka 33 orang, Kabupaten Pulang Pisau 9 orang, Kabupaten Katingan 4 orang, Kabupaten Kapuas 22 orang, Kabupaten Murung Raya 3 orang, Kabupaten Gunung Mas 5 orang, Kabupaten Kotawaringin Barat 21 orang, Kabupaten Kotawaringin Timur 3 orang, Kabupaten Seruyan 2 orang, Kabupaten Barito Utara 2 orang, Kabupaten Lamandau 7 orang, Kabupaten Barito Timur 6 orang dan Kabupaten Barito Selatan 5 orang.

Terakhir disampaikan oleh dr. Caroline Ivonne, untuk kasus Orang Dalam Pemantauan (ODP) dilaporkan mengalami penambahan sebanyak 3 orang dalam 24 jam terakhir sehingga menjadi 251 orang saat ini. ODP terbanyak ada di Kabupaten Katingan berjumlah 92 orang. (WDY)

Widia Natalia

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook