Perkembangan Kasus Covid-19 Di Kalteng

Kontribusi dari Widia Natalia, 17 April 2020 15:28, Dibaca 836 kali.


MMCKalteng - Palangka Raya - Media Center (MC) Gugus Tugas Covid-19 Kalimantan Tengah (Kalteng) merilis perkembangan terbaru mengenai kasus Covid-19. Kasus positif Covid-19 di wilayah Kalteng saat ini kembali mengalami penambahan.

Sampai dengan Jumat, (17/04/2020) pukul 15.00 WIB, total kasus positif Covid-19 berjumlah 35 orang. Data per (16/04/2020) pukul 15.00 WIB, total kasus positif hanya berjumlah 34 orang. Terjadi penambahan pada kasus positif dalam 24 jam terakhir sebanyak 1 orang.

(Baca Juga : Perkembangan Terbaru Kasus Covid-19 di Kalteng : Sembuh 51 Orang dan Konfirmasi Baru 216 Orang)

Penambahan 1 pasien positif dalam 24 jam terakhir berada di RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya. Pasien positif yang baru merupakan distribusi dari Kabupaten Pulang Pisau.

Total kasus positif sebanyak 35 orang, masing-masing 25 orang masih dalam perawatan, 8 orang dinyatakan sembuh dan 2 orang meninggal dunia.

Dari 25 orang yang sedang menjalani perawatan di sejumlah RS rujukan, diantaranya di RSUD Doris Sylvanus (RSDS) Palangka Raya 13 orang, RS Sultan Imanuddin (RSSI) 8 orang dan RSUD Murjani Sampit 4 orang.

Sementara, 8 orang yang dinyatakan sembuh dari Covid-19 yakni berdasarkan hasil dari RS rujukan Covid-19 RSDS Palangka Raya. Dan, 2 orang yang meninggal yakni 1 orang merupakan pasien rujukan dari Kapuas yang di rawat di RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya dan 1 orang lagi, meninggal pada Selasa (14/04/2020) sore yang sedang menjalani perawatan di RSDS Palangka Raya.

Jumlah Pasien Dengan Pengawasan (PDP) turut mengalami penambahan. Total kasus PDP pada hari ini menjadi 81 orang. Dimana dalam 24 jam terakhir hanya berjumlah 68 orang. Dalam kasus ini terjadi penambahan sebanyak 13 orang dari hari sebelumnya.

PDP di RSDS Palangka Raya tetap berjumlah 46 orang, PDP di RSSI Pangkalan Bun bertambah menjadi 9 orang, dimana sebelumnya hanya berjumlah 8 orang, PDP di RSUD Murjani Sampit tetap berjumlah 12 orang, PDP di RSUD Soemarno Sosroadmodjo Kapuas tetap 1 orang, PDP di RSUD Tamiang Layang Barito Timur sebanyak 5 orang, PDP di RSUD Muara Teweh Barito Timur yang dalam 24 jam terakhir sebanyak 1 orang menjadi 5 orang sampai saat ini, PDP di RSUD Puruk Cahu sebanyak 2 orang dan PDP di RSUD Mas Amsyar sebanyak 1 orang.

Distribusi PDP dari masing-masing daerah diantaranya Kota Palangka Raya 14 orang, Kabupaten Kotawaringin Barat 9 orang, Kabupaten Barito Utara 7 orang, Kabupaten Murung Raya 17 orang, Kabupaten Kotawaringin Timur 7 orang, Kabupaten Pulang Pisau 4 orang, Kabupaten Katingan 5 orang, Kabupaten Barito Selatan 6 orang, Kabupaten Seruyan 1 orang, Kabupaten Gunung Mas 2 orang, Kabupaten Lamandau 1 orang, Kabupaten Kapuas 1 orang, Kabupaten Barito Timur 6 orang dan Kabupaten Katingan 1 orang.

Sedangkan, untuk jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) pada hari ini kembali mengalami pengurangan.

Jumlah ODP di wilayah Kalteng pada hari ini mengalami pengurangan sebanyak 45 orang. Pengurangan tersebut berdasarkan pada 24 jam terakhir. ODP pada hari ini tersisa 314 orang, dimana diketahui pada hari sebelumnya Kamis, (16/04/2020) berjumlah 359 orang. ODP terbanyak berada di Kota Palangka Raya berjumlah 58 orang.

Konfirmasi hasil Laboratorium Covid-19 yang diperiksa menggunakan RT-PCR yakni, di RSUD Palangka Raya sebanyak 117 orang dinyatakan negatif, 15 orang di RSSI Pangkalan Bun dan 1 orang di RSUD Murjani. Sedangkan yang masih dalam pemeriksaan diantaranya di RSDS berjumlah 85 orang, RSSI Pangkalan Bun berjumlah 6 orang dan RSUD Murjani berjumlah 12 orang.

Terjadi penambahan wilayah zona merah di wilayah Kalteng. Saat ini, terdapat 7 Daerah yang tergolong zona yakni Kota Palangka Raya, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kabupaten Barito Timur, Kabupaten Kapuas dan Kabupaten Katingan dan Kabupaten Pulang Pisau. (WDY)

Widia Natalia

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner
Kalteng Bicara Baik.
Mari Jaga Lingkungan Kita.

Facebook