Gubernur Kalteng Dukung Keputusan Pemerintah Pusat Tetap Laksanakan Pilkada Serentak Tahun 2020, Dengan Tetap Memperhatikan Protokol Kesehatan

Kontribusi dari Widia Natalia, 05 Juni 2020 10:48, Dibaca 529 kali.


MMCKalteng - Palangka Raya - Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Sugianto Sabran mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) virtual Persiapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Tahun 2020, bertempat di Istana Isen Mulang, Jum`at (05/06/2020).

Turut hadir mendampingi Gubernur, diantaranya Ketua Adv. Tim Percepatan Pembangunan (TPP) Kalteng Berkah Rahmadi G. Lentam, Anggota TPP Kalteng Berkah H. Bulkani dan Ibnu Elmi A.S. Pelu, Inspektur Provinsi (Prov.) Kalteng H. Sapto Nugroho, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Prov. Kalteng Nuryakin, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Prov. Kalteng Agus Pramono, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Prov. Kalteng Katma F. Dirun dan Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan Prov. Kalteng Hj. Sunarti.

(Baca Juga : Pemprov Gelar Kegiatan Optimalisasi Penyusunan Rencana Aksi Reformasi Birokrasi)

Rapat Virtual dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian diikuti oleh 270 Kepala Daerah yang melaksanakan Pilkada serentak Tahun 2020. Turut hadir dalam rapat tersebut yakni Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Arief Budiman dan Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI Abhan.

Sementara, peserta dari Daerah yang melaksanakan Pilkada serentak adalah Kepala Daerah dan Ketua KPU serta Ketua Bawaslu setempat.

Mendagri Tito Karnavian menyebut Pilkada Serentak Tahun 2020 yang akan dilaksanakan di 270 Daerah pada tanggal 23 September 2020, terganggu oleh penyebaran Covid-19 yang telah dinyatakan sebagai pandemi oleh Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization).

Tito Karnavian menyampaikan bahwa berdasarkan kesepakatan dari RDP Pemerintah, DPR RI bersama Penyelenggara Pemilu memutuskan pada tanggal 27 Mei 2020, pelaksanaan Pilkada Serentak pada 270 Daerah tetap dilaksanakan pada Bulan Desember 2020 dengan menggunakan protokol kesehatan Covid-19, tanpa ada opsi lain.

Pelaksanaan Pilkada Tahun 2020 dapat berjalan dengan demokratis dan menjamin kesehatan seluruh masyarakat dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan Covid-19.

Lanjut disampaikan oleh Mendagri, pelaksanaan kampanye Pasangan Calon diminta untuk mengikuti aturan dengan protokol kesehatan yakni pertama, kampanye akbar yang mengumpulkan massa, kunjungan ke pasar, dan event-event ditiadakan.

Mendagri juga mengatakan pelaksanaan kampanye dilakukan dengan pertemuan terbatas, tatap muka dan Dialog dengan tetap menerapkan physical distancing.

Kedua, penyelenggara kampanye wajib melakukan screening awal berupa pemeriksaan tubuh, memastikan penggunaan masker, penggunaan sarung tangan non medis, membawa hand sanitizer serta menerapkan physical distancing bagi peserta kampanye dengan cara pertemuan terbatas, tatap muka dan dialog.

Ketiga, lokasi Kampanye dengan cara pertemuan terbatas, tatap muka dan dialog, 1 (satu) jam sebelum kegiatan dimulai, sudah dilaksanakan sterilisasi dengan menggunakan penyemprotan disinfektan.

Terakhir, pelaksanaan kampanye di tengah pandemi Covid-19 yaitu debat publik/ terbuka pasangan calon dilakukan melalui media elektronik yang hanya menghadirkan pasangan calon dan moderator atau menggunakan video conference yang dapat disiarkan secara langsung maupun tunda.

Disampaikan oleh Tito Karnavian, Keputusan Pemerintah untuk tetap melaksanakan Pilkada Serentak cukup rasional, karena banyak Negara lain yang ternyata sukses melaksanakan Pemilu di tengah pandemi Covid-19.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran yang turut hadir mengikuti jalannya rakor virtual Pilkada Serentak menuturkan bahwa Pemprov. Kalteng menyambut baik dan mendukung keputusan Pemerintah Pusat tetap laksanakan Pilkada Serentak Tahun 2020, dengan tetap memperhatikan Protokol kesehatan. 

Orang nomor 1 di Bumi Tambun Bungai juga mengatakan bahwa Pemprov. Kalteng telah menyiapkan dukungan bagi masyarakat di 14 Kabupaten/Kota se-Kalteng berupa dukungan dana baik untuk pelaksanaan Pilkada maupun biaya operasional protokol kesehatan.(WDY/Foto:Duan)

Widia Natalia

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook