Negatif! Terduga Pasien Novel CoronaVirus di RSUD dr. Doris Sylvanus dipulangkan

Kontribusi dari Ari Purna Prahara, 14 Februari 2020 21:31, Dibaca 1,259 kali.


MMCKalteng - Palangka Raya - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Doris Sylvanus, sejak tanggal 10 Februari 2020 menerima pasien rujukan dan merawat satu orang pasien dengan diagnosis curiga terinfeksi virus 2019 n-CpV/ COVID-19 atau yang lebih dikenal dengan Novel CoronaVirus.

Direktur RSUD dr. Doris Sylvanus dr. Yayu Indrianty, Sp. KGA menyampaikan, bahwa sebagai rumah sakit rujukan menangani sesuai prosedur penanganan pasien dengan Infeksi Emerging / PIE oleh tim Manajemen Klinis.

(Baca Juga : Gubernur H. Sugianto Sabran Berikan Tanggapan, Penjelasan dan Jawaban atas Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi Pendukung DPRD Terhadap 2 Rancangan Peraturan Daerah Kalteng Tentang Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Cagar Budaya)

Selain itu bekerjasama dengan pihak terkait lainnya sesuai kewenangan, diantaranya Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah, KKP Regional III Palangka Raya, Dokkes Polda, Faskes lainnya, dan lain-lain.


"Pada hari ini dari hasil pemeriksaan spesimen serum darah dan usap tenggorok yang dilakukan oleh PuslitbangKes Kemenkes RI di Jakarta bahwa pasien tersebut dinyatakan negatif atau tidak tertular infeksi novel-CoronaVirus," ucap dr. Yayu.

Hal ini disampaikan pihaknya saat Press Release bersama media, bertempat di RSUD dr. Doris Sylvanus, Jumat (14/2/2020).

dr. Yayu menambahkan bahwa pasien dirawat dan ditangani di ruang isolasi atas empat dasar kriteria medis, diantaranya, demam, batuk pilek, pneumonia ringan dan setelah pulang dari negara terjangkit yang dalam masa inkubasi penyakit 14 hari.

"Artinya pasien dinyatakan tidak terjangkit novel-CoronaVirus. Hari ini juga setelah melalui rapat kami sepakat memulangkan pasien tersebut," tegasnya.


Masih di tempat yang sama, Ketua Tim Medis dr. Andar Juan Sitanggang, Sp.A kembali menegaskan bahwa, dengan penanganan kasus yang sudah diberikan, pasien sudah membaik dan boleh dipulangkan.

"Semoga Kalimantan Tengah dan Indonesia tidak terdampak penyakit atau bebas kegawatdaruratan kesehatan masyarakat yang meresahkan dunia ini," ucap dr. Andar.

Sementara itu Kabid Diklit dan Humas RSUD dr. Doris Sylvanus dr. Riza Syahputra menghimbau kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap resiko penularan penyakit Covid-19.

"Kepada bapak ibu agar meningkatkan kewaspadaan dini terhadap faktor resiko penularan penyakit yang menyerang sistem pernapasan ini," pungkasnya. (ARP/Foto:Asep)

Ari Purna Prahara

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook