Upaya Gubernur Kalteng : Royalti Tambang 2016-2019, tembus hingga 6,5 T

Kontribusi dari Ari Purna Prahara, 03 Januari 2020 19:43, Dibaca 889 kali.


MMCKalteng - Palangka Raya - Tekad Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Sugianto Sabran untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tidak perlu diragukan lagi.

Hasil pengawasan dan pemantauan sektor pertambangan melalui Dinas Energi Sumber Daya Manusia (ESDM) Prov. Kalteng membuahkan hasil yang signifikan.

(Baca Juga : Gubernur Paparkan Target dan Realisasi Anggaran Pemprov. Kalteng)

Pada tahun 2015 Royalti sebesar Rp. 531 Miliar, selanjutnya melesat sejak tahun 2016-2019 royalty atau Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) ke negara khususnya ke Kalteng terus mengalami peningkatan.

Tahun 2016 royalty dihasilkan Kalteng Rp. 951 Miliar, tahun 2017 sebesar Rp. 1,7 Triliun, tahun 2018 naik menjadi Rp. 2,077 Triliun dan di tahun 2019 sebesar Rp. 2,2 Triliun atau naik 108 persen.

“Capaian Ini adalah wujud nyata dari tekad Pemprov Kalteng dalam penyelamatan SDA Kalteng untuk peningkatan PAD Kalteng dari sektor pertambangan yang terus mengalami kenaikan sejak tahun 2016 hingga 2019 ini. Apa yg kita lakukan ini tentunya untuk kesejahteraan masyarakat Kalimantan Tengah" kata Gubernur Sugianto, Jum`at (3/1/2020).


Orang nomor satu di Bumi Tambun Bungai ini menyebut meningkatnya PAD Kalteng tidak terlepas dari dukungan masyarakat Kalteng dan seluruh element masyarakat sehingga Pemprov berupaya terus dalam meningkatkan PAD melalui sektor pertambangan, san sektor lainnya.

“Terima kasih kepada seluruh masyarakat yang mendukung dalam upaya peningkatan PAD, dan apresiasi kepada pihak perusahaan yang aktif dan patuh dalam pembayaran royalty yang dapat meningkat baik. Pemprov, melalui Dinas ESDM juga terus melaksanakan pengawasan di lapangan agar tidak ada lagi potensi perusahaan yang nakal tidak membayar royalty,” imbuhnya.

Sementara itu Kepala Dinas ESDM, Ermal Subhan mengatakan, capaian kenaikan pendapatan pada sektor pertambangan tersebut yang naik 100 persen lebih , menjadikan acuan Pemprov Kalteng dalam hal ini Dinas ESDM untuk terus meningkatkan kinerja dan pemantauan sektor pertambangan di lapangan.

“Perintah Pak Gubernur untuk terus memantau, dan kami upayakan di lapangan bersama tim ESDM dan Dinas terkait lainya. Ini tidak lepas dari keinginan pak Gubernur untuk meningkatkan PAD Kalteng, untuk dapat membantu program-program kerakyatan kedepanya,” pungkasnya.

Ari Purna Prahara

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner
Kalteng Bicara Baik.
Mari Jaga Lingkungan Kita.

Facebook