Launching Pilkada 2020, Gubernur Kalteng Himbau Masyarakat Tidak Mudah Terprovokasi Isu dan Kabar Hoaks

Kontribusi dari Ari Purna Prahara, 04 Desember 2019 12:02, Dibaca 1,485 kali.


MMCKalteng - Palangka Raya - Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Sugianto Sabran menyampaikan bahwa Provinsi (Prov) Kalteng pada tahun 2020 akan melaksanakan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur.

"Kegiatan launching patut dimaknai sebagai tanda dimulainya proses Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2020, yang tahapan perencanaannya sudah dimulai pada bulan september 2019," kata Gubernur Sugianto dalam sambutan tertulis yang dibacakan Asisten II Sekda Nurul Edy.

(Baca Juga : Gubernur Kalteng Pimpin Rakor Pengendalian Inflasi Daerah dan Pertumbuhan Ekonomi Serta Penyerapan Anggaran Tahun 2020)

Hal ini disampaikannya saat membuka secara resmi kegiatan Launching pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng Tahun 2020, bertempat di Ballroom M. Bahalap Hotel, Rabu (4/12/2019).

Pihaknya menyampaikan Pemprov Kalteng mendukung sepenuhnya pelaksanaan Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur serentak Tahun 2020, yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Prov. Kalteng.

Pada tahun 2017 di Prov. Kalteng telah dilaksanakan Pilkada Bupati serentak pada 2 Kabupaten, yaitu Kabupaten Kotawaringin Barat dan Barito Selatan.

Kemudian pada tahun 2018, Prov. Kalteng juga menyelenggarakan Pilkada serentak untuk memilih Bupati/Wakil Bupati dan juga Walikota dan Wakil Walikota yang diselenggarakan di 10 Kabupaten dan 1 Kota dan berlangsung dengan sukses.


Selanjutnya pada tanggal 17 April 2019 Prov. Kalteng juga telah menyelenggarakan Pemilu serentak untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden, DPD RI, DPR RI, DPRD Prov dan DPRD Kabupaten/Kota yang secara umum dapat dikatakan proses pemilihan yang paling rumit.

"Alhamdulillah, berkat karunia, rahmat, dan hidayah dari Allah SWT serta peran aktif seluruh elemen masyarakat, penyelenggara pemilu, pemerintah dan juga aparat keamanan maka proses pemilu serentak di provinsi kalimantan tengah pada tahun 2019 dapat dikatakan berjalan dengan sukses, aman, damai dan kondusif," bebernya.

Rata-rata angka partisipasi pemilih secara berturut-turut adalah 79,94% untuk pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, 79% untuk pemilihan DPD RI, 78,99% untuk pemilihan DPR RI, 78,88% untuk pemilihan DPRD Prov dan 78,67% untuk DPRD Kabupaten/Kota yang mana secara keseluruhan berada di atas target nasional yaitu sebesar 77,50%.

"Launching pemilihan gubernur dan wakil gubernur yang dilaksanakan oleh kpu provinsi kalimantan tengah, diharapkan bisa memberikan informasi kepada seluruh masyarakat yang ada di provinsi kalimantan tengah tentang pemilihan gubernur dan wakil gubernur, agar dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dari pilkada yang sebelumnya," tuturnya.

"Hal ini sangat menentukan suksesnya pesta demokrasi di bumi tambun bungai, bumi pancasila yang kita cintai dan kita banggakan," lanjutnya.


Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah merupakan agenda politik dalam bentuk pesta demokrasi, yang bertujuan meneruskan cita-cita dan perjuangan pembangunan daerah agar semakin maju, berkembang serta dapat mensejahterakan masyarakat.

"Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat kalimantan tengah dapat turut serta mensukseskan agenda besar pesta demokrasi ini, tidak ada masyarakat yang terkotak-kotak akibat pilihan yang berbeda, berbeda itu biasa, jadikan perbedaan itu sebagai suatu kekayaan, namun persatuan dan kesatuan tetap menjadi suatu yang utama untuk selalu dijaga agar terpelihara kondusifitas keamanan dan ketertiban masyarakat," ujarnya.

Gubernur juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi isu dan kabar hoaks yang belum tentu kebenarannya. Masyarakat jangan mudah di adu domba, karena bisa saja hanya suatu fitnah namun beritanya sangat mudah menyebar baik melalui media komunikasi langsung maupun melalui media sosial.

"Saya yakin wargaku tercinta, seluruh masyarakat kalimantan tengah pasti lebih cerdas dalam berfikir, berujar maupun berkata. Tunjukkan bahwa kita adalah masyarakat yang menjujung tinggi harkat dan martabat, kebersamaan, gotong royong, keterbukaan, kesetaraan, serta saling menghormati dalam filosofi huma betang dan belom bahadat," pungkasnya. (ARP/Foto:DNY)

Ari Purna Prahara

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner
Mari Jaga Lingkungan Kita.
Kalteng Bicara Baik.

Facebook