BPS Prov. Kalteng gelar konferensi pers berita resmi statistik bulan Desember 2019

Kontribusi dari Elga Arya Putra, 02 Desember 2019 12:37, Dibaca 710 kali.


MMCKalteng - Palangka Raya - Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Tengah (BPS Prov. Kalteng) gelar konferensi pers berita resmi statistik bulan Desember 2019 dengan topik perkembangan indeks harga konsumen Provinsi Kalimantan Tengah di ruang video conference BPS Prov. Kalteng, Senin 2 Desember 2019.

Beberapa data statistik dipaparkan oleh Kepala BPS diantaranya, perkembangan Indeks Harga Konsumen (IHK) Prov. Kalteng. Dari 82 kota pantauan IHK nasional, 57 kota mengalami inflasi dan 25 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Manado (3,30%) dan deflasi tertinggi di Tanjung Pandan (1,06%).

(Baca Juga : Gerakan Jum`at Menanam Lakukan Penanaman Pohon di Kampus IAIN Palangka Raya)

Terjadi inflasi di Palangka Raya (0,46%) dan di Sampit (0,26 %). Kedua kota tersebut menempati peringkat ke-11 dan ke-29 kota inflasi tertinggi di tingkat nasional. Inflasi di Palangka Raya terutama dipengaruhi oleh kenaikan indeks harga pada kelompok bahan makanan (1,94 %) dan kesehatan (0,34%). Inflasi di Sampit terutama dipengaruhi oleh naiknya indeks harga pada kelompok kesehatan (0,20%) dan bahan makanan (1,36%). Berdasarkan dua kota acuan (Palangka Raya dan Sampit), Prov. Kalteng mengalami inflasi (0,39%) yang diikuti oleh laju inflasi tahun kalender (1,78%) dan inflasi tahun ke tahun (3,02%). Pengaruh komponen harga bergejolak (volatile foods) sangat tinggi sebagai pendorong terjadinya inflasi di Palangka Raya (0,41%) dan Sampit (0,39%).


Yomin Tofri, M.A selaku Kepala BPS Prov. Kalteng juga menyampaikan perkembangan nilai tukar petani, perkembangan jasa akomodasi, perkembangan jasa transportasi serta perkembangan perdagangan luar negeri Provinsi Kalimantan Tengah.

Perkembangan Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Kalimantan Tengah naik 0,35 poin, dari 97,35 % (Oktober 2019) menjadi 97,70 % (Nopember 2019). Hal ini dipengaruhi oleh kenaikan nilai tukar subsektor tanaman perkebunan rakyat (0,18 poin), peternakan (0,39 poin), holtikultura (0,78 poin) dan tanaman pangan (0,46 poin).

Turut hadir Kabid Stat. Distribusi, Bambang Supriono, S.Si, MM, OPD terkait, rekan-rekan media serta para tamu undangan. (Yds/Foto:Rdn)

Elga Arya Putra

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook