Melaju Pesat, Inovasi Gubernur Sugianto Sabran Tingkatkan Sektor Komunikasi dan Informatika di Kalteng

Kontribusi dari Ari Purna Prahara, 07 November 2019 11:47, Dibaca 685 kali.


MMCKalteng - Palangka Raya - Selama 3 tahun kepemimpinan Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Sugianto Sabran berbagai inovasi dalam rangka pembangunan terus dilakukan, diantaranya dalam bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfo) Prov. Kalteng Ir. Herson B. Aden, M.Si menjelaskan bahwa inovasi keterbukaan informasi publik yang di kembangkan berbasis website https://ppid.kalteng.go.id yang mulai dikembangkan pada tahun 2017. Dikelola oleh Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Utama Provinsi (Prov) Kalteng dengan PPID Pembantu pada seluruh OPD Prov. Kalteng dan terintegrasi dengan PPID pada Kab/Kota se-Kalimantan Tengah.

(Baca Juga : Pemprov Kalteng Gelar Upacara Bendera Peringatan ke-70 Bela Negara )

"Pada tahun 2018, tepatnya pada tanggal 5 November 2018, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah telah menerima Penganugerahan Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2018 dari Komisi Informasi Pusat sebagai Badan Publik MENUJU INFORMATIF, yang diterima di Istana Wakil Presiden RI," kata Herson saat kegiatan Press Conference, Kamis (7/11/2019), di Palangka Raya.

Hingga saat ini tahun 2019, jumlah informasi yang tersedia pada website PPID Prov. Kalteng berjumlah 1.781 informasi yang dapat diakses oleh masyarakat luas khususnya masyarakat Kalimantan Tengah.

"Inovasi pusat media informasi berbasis web news https://mmc.kalteng.go.id yang mulai dikembangkan sejak tahun 2017. Merupakan portal media informasi program kegiatan Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota se-Kalimantan Tengah yang dapat diakses luas oleh masyarakat dan selalu up-to-date," imbuhnya.

Herson mengatakan hingga saat ini tahun 2019, total pengunjung portal ini sudah melebihi 4 juta lebih pengunjung dalam kurung waktu 2 tahun lebih. Selain melalui media digital, penyebarluasan informasi juga dilakukan dengan menggunakan mobil unit siaran keliling dan media sosial .

Infrastuktur Data Center Provinsi Kalimantan Tengah yang dibangun secara bertahap dimulai dari perencanaan di tahun 2017 hingga selesai di tahun 2019. Saat ini Data Center (Pusat Data) Prov. Kalteng berstandar tier 2, sistem listrik 2 sumber (PLN dan Genset), menggunakan 3 penyedia jasa internet, memiliki sistem pendingin khusus (PAC), sistem pemadam kebakaran khusus (tidak merusak perangkat elektronik), memiliki ruang penyimpanan (storage) 200 TB, dan memiliki IP Publik sendiri sebanyak 512IP Publik ini merupakan inovasi luar biasa dari Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran ujarnya.

"Data Center ini diperuntukkan sebagai media penyimpanan data dan proses integrasi berbagai aplikasi e-govermant dan menjadi pusat hosting aplikasi atau website Pemprov. Kalteng dan juga support untuk kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah," jelas Herson.


Pihaknya menyampaikan bahwa pemasangan kamera CCTV yang dimulai sejak tahun 2017 secara bertahap hingga tahun 2019. Sebanyak 84 CCTV telah terpasang di 7 kabupaten dan 1 kota yang ditempatkan pada Kantor Samsat dan lokasi-lokasi strategis/publik area, untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat (memberikan rasa aman dan nyaman) serta dapat membantu pemerintah, kepolisian dan pihak terkait untuk lebih cepat mengambil tindakan/keputusan terhadap kejadian-kejadian di lapangan.

"Integrasi CCTV juga telah dilakukan dengan CCTV milik Pemkab Kotim sebanyak 25 CCTV dan Pemkab Pulang Pisau sebanyak 10 CCTV dan saat ini sedang progress integrasi CCTV milik Pemkab Gunung Mas, Pemkab Katingan, Pemkab Barito Utara dan Kota Palangka Raya dengan total kurang lebih 150 CCTV, yang nantinya semua dapat di akses melalui ruang Command Center Gedung Smart Province Prov. Kalteng," tuturnya.

Direncanakan tahun 2020 akan dikembangkan menjadi CCTV Artificial  Inteligence guna mendeteksi jumlah kendaraan dan plat nomor kendaraan dan Pajak kendaraan bermotor .  Provinsi Kalimantan Tengah juga telah memiliki sarana publikasi dengan video tron yang terdapat di 4 lokasi yaitu Palangka Raya, Kapuas dan Sampit dan di Bandara Tjilik Riwiut Palangaka Raya sebagai salah satu media publikasi visual dalam penyebarluasan informasi kepada masyarakat tentang kemajuan pembangunan di Kalimantan Tengah.

"Provinsi Kalimantan Tengah juga telah memiliki sarana publikasi dengan video tron yang terdapat di 3 lokasi yaitu Palangka Raya, Kapuas dan Sampit sebagai salah satu media publikasi visual dalam penyebarluasan informasi kepada masyarakat tentang kemajuan pembangunan di Kalimantan Tengah," imbuhnya.

Ruang Command Center (Pusat Komando) yang berada pada Gedung Smart Province Kalimantan Tengah (GSP), dimana ruangan ini berfungsi sebagai sarana monitoring pembangunan, video teleconference dan pusat pengambilan keputusan bagi pimpinan dan menjadi pusat pembelajaran bagai mahasiswa dan pelajar untuk mengetahui kemajuan Provinsi Kalimantan Tengah selama ini . 

Inovasi dalam bidang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), Pemprov. Kalteng melalui Diskominfosantik telah membangun beberapa aplikasi e-government, baik aplikasi antar OPD maupun aplikasi pelayanan publik sejak tahun 2017 dan terus dilakukan pengembangan termasuk integrasi dan interoperabilitas sistem.

"Pada tahun 2018, dalam hasil evaluasi SPBE yang diselenggarakan oleh Kementerian PANRB, Pemprov. Kalteng mendapatkan index 2,7 (BAIK) dalam skala Nasional kategori Provinsi," ujarnya.

Inovasi lain dalam rangka peningkatan Layanan Publik dilakukan pemasangan Jaringan Fiber Optic (FO) sepanjang 34 Km yang terhubung ke 43 OPD di lingkungan Prov. Kalteng dengan kecepatan 1 GigaBytes, digunakan untuk efisiensi dan efektifitas proses bisnis Government to Government (penggunaan aplikasi pemerintah (e-planning, ebudgeting, e-monev,dll)), sehingga meminimalisir penggunaan internet, penghematan cukup besar untuk biaya internet dan pelayanan semakin capat kepada masyarakat.


Inovasi Pengembangan dan pemberdayaan UMKM melalui Pusat Komunitas Kreatif dengan melatih pelaku UMKM dengan tujuan membantu melakukan penjualan/promosi melalui media internet (internet marketing). Jumlah pelaku UMKM yang telah dilatih pada tahun 2017 60 pelaku, tahun 2018 70 pelaku dan tahun 2019 200 pelaku UMKM, sehingga total dari tahun 2017 sebanyak 330 pelaku UMKM yang telah dilatih.

"Inovasi diseminasi informasi melalui Festival Media Pertunjukan Rakyat (FETUNRA), yang merupakan kegiatan pengembangan dan pemberdayaan kelompok/lembaga komunikasi sosial untuk menyampaikan program-program dan kebijakan terbaru pemerintah kepada masyarakat melalui pertunjukkan rakyat," jelasnya.

Pada tahun 2019 ini, Kalimantan Tengah meraih juara MUSIK TERBAIK dari 5 nominasi penilaian dalam rangkaian acara Sineri Aksi Informasi dan Komunikasi (SAIK) dan meraih 4 Kemenangan di Lomba KIM (kelompok Informasi Masyarakat) yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika RI di Pangkal Pinang, Bangka Belitung, 23-25 Oktober 2019.

"Inovasi penggunaan Tanda Tangan Elektronik (TTE). Melalui perjanjian kerjasama dengan Badan Sandi Siber Negara (BSSN), Pemprov. Kalteng telah menggunakan Tanda Tangan Elektronik pada aplikasi Perizinan Terpadu Satu Pintu dan disusul oleh aplikasi lainnya milik Pemprov. Kalteng. Hal ini sesuai dengan rencana aksi KPK dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi," pungkasnya. (ARP/Foto:Asep)

Ari Purna Prahara

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook