Deputi Gubernur Senior BI Resmikan BI Corner dan Serahkan Program Sosial di IAHN Palangka Raya

Kontribusi dari Ari Purna Prahara, 25 Oktober 2019 12:54, Dibaca 651 kali.


MMCKalteng - Palangka Raya - Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti resmikan BI Corner di Perpustakaan Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya (IAHN-TP) pada hari Jumat (25/10/2019).

Hadirnya BI Corner Sebagai bentuk kepedulian Bank Indonesia terhadap dunia pendidikan dan sekaligus untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat, khususnya generasi muda terkait ekonomi, keuangan dan termasuk peranan BI di dalamnya maka dikembangkan program yang disebut dengan BI Corner.

(Baca Juga : Tiga Puluh Dua Orang Pengurus Dekranasda Dilantik )

BI Corner bertujuan untuk memberikan akses dan perolehan informasi atau literatur terkini yang berkualitas baik dari dalam maupun luar negeri, terutama di bidang ekonomi dan keuangan; mengenalkan dan memberi pemahaman kepada masyarakat penerima manfaat BI Corner akan tugas dan peran Bank Indonesia dalam perekonomian Indonesia, serta menciptakan komunitas berliterasi keuangan dan generasi yang gemar membaca.

"Dedikasi untuk Negeri merupakan sebuah tema yang tepat sebagai spirit Bank Indonesia membangun perekonomian Indonesia melalui Program Sosial Bank Indonesia (PSBI). Hal ini adalah sebuah pengejawantahan visi BI yaitu Menjadi Bank Sentral Yang Berkontribusi Secara Nyata Terhadap Perekonomian Indonesia dan Terbaik di Antara Negara Emerging Market," kata Destry.

Destry menjelaskan program sosial Bank Indonesia merupakan sebuah program terstruktur dan terukur yang disusun oleh Bank Indonesia yang menempatkan masyarakat sebagai pemeran aktif program tersebut. Pada PSBI, Bank Indonesia secara aktif memberikan kail dan bukan ikan kepada potensi potensi pertumbuhan di masyarakat. Pemberian kail dimaksud diharapkan dapat memberikan multiplier effect kepada perekonomian lokal.

"Untuk memperoleh manfaat optimal dari PSBI, maka struktur dan pengukuran PSBI diarahkan aktivitas yang bersifat riil. Melalui PSBI, Bank Indonesia diharapkan mendapatkan masukan dalam menyusun dan mengevaluasi kebijakan Bank Indonesia baik kebijakan moneter, sistem pembayaran maupun kebijakan makroprudensial. Melalui sentuhan di perekonomian riil dan tanpa adanya ego sektoral, Bank Indonesia dapat lebih memahami policy channel bank sentral agar kebijakan yang dihasilkan semakin berdampak kepada masyarakat luas," jelasnya.

Sesuai dengan semangat inovasi tersebut, Program Strategis Bank Indonesia saat ini difokuskan kepada 3 (tiga) hal pokok. Hal yang pertama adalah aktivitas program sosial strategis bagi perekonomian seperti program ketahanan pangan unggulan, program pemberdayaan perempuan, program ekonomi kreatif dan program ekonomi syariah. Hal yang kedua adalah program peningkatan sumber daya manusia yang meliputi Program komunitas GenBI, program pemberian beasiswa dan kegiatan edukasi publik. Yang terakhir merupakan kegiatan kepedulian yang diantaranya program sosial kepada lembaga pendidikan, keagamaan, lembaga lingkungan dan tidak lupa program daerah terdampak musibah.


Perekonomian dunia saat ini penuh dengan tantangan, kondisi Turbulence – Uncertain – Novel – Ambiguous (TUNA) menekan perekonomian dunia yang diperkirakan hanya sebesar 3,2% pada akhir tahun 2019. Penjalaran tekanan eksternal tersebut ke Indonesia merupakan sebuah keniscayaan di era digital saat ini. Oleh karena itu, kita perlu mengevaluasi dan mengantisipasi pergerakan ekonomi Indonesia dalam memitigasi risiko tersebut.

Di tengah tekanan perekonomian, kami mengapresiasi pertumbuhan ekonomi Kalimantan Tengah yang mencatat pertumbuhan ekonomi Triwulan II 2019 sebesar 7,67%, atau berada di atas perekonomian nasional sebesar 5,05%. Pertumbuhan dimaksud juga didukung oleh inflasi Kalimantan Tengah yang terkendali 2,27%.

"Di tengah laju pertumbuhan Kalimantan Tengah tersebut, kita perlu mencatat bahwa kontributor utama pertumbuhan Kalimantan Tengah terutama masih bersumber dari komoditas baik pertambangan dan perkebunan. Mencermati hal tersebut, Kalimantan Tengah perlu melakukan strategi baru dalam mengoptimalkan sumber sumber pertumbuhan ekonomi baru dan termasuk juga sumber daya manusia," jelasnya.

Sumber daya manusia merupakan modal utama Indonesia saat ini yang perlu dipersiapkan. Penciptaan inovasi untuk meningkatkan pertumbuhan secara eksponensial seharusnya bukan hanya berasal dari ilmu pengetahuan yang scientific. Keberanian dalam membuat inovasi perlu menjadi budaya bagi kita semua, khususnya untuk yang saat ini berkesempatan untuk menikmati pendidikan di tingkat lanjutan.

Keberanian dalam berinovasi perlu menjadi terobosan bagi Indonesia yang memiliki bonus demografi. Kombinasi antara bonus demografi, ilmu pengetahuan dan budaya inovasi diharapkan dapat membawa Indonesia keluar dari jebakan ekonomi pendapatan menengah (middle income trap) untuk menuju negara dengan pendapatan perkapita sebesar Rp320 juta per tahun pada tahun 2045.

"Kami sungguh berbahagia melihat data statistik Kalimantan Tengah yang menunjukkan berbagai perkembangan yang baik. Sesuai data Kalteng mencatat pertumbuhan ekonomi yang tinggi sebesar 7,67%. Pertumbuhan dimaksud diiringi jumlah penduduk miskin yang mengalami penurunan dari sekitar 8% pada tahun 2018 menjadi hanya 5,1% pada September 2019. Hal ini menunjukan pertumbuhan ekonomi yang cukup merata dan hal ini tergambar pada Gini Ratio yang cukup baik sebesar 0,39%," ucapnya.


Selain modal yang kuat dari jumlah penduduk dan sumber daya alam, Kalimantan Tengah juga dikaruniai keragaman yang perlu dipelihara menjadi sebuah aset bersama. Penghargaan atas keragaman merupakan modal bagi terciptanya stabilitas sebagai landasan pertumbuhan ekonomi.

"Di pagi ini dengan rasa syukur dan rasa bangga kami dengan menyerahkan PSBI kepada Provinsi Kalimantan Tengah. Penyerahan PSBI ke Provinsi Kalimantan Tengah akan disampaikan untuk 3 (tiga) tujuan yaitu dalam rangka peningkatan produktivitas ekonomi, dalam rangka peningkatan kepedulian sosial, serta dalam rangka kegiatan pengembangan pendidikan," tuturnya.

PSBI tematik dalam rangka peningkatan produktivitas kegiatan ekonomi akan kami sampaikan kepada : • Kelompok Penganyam Handep Ngedare • Kelompok Tampung Parei • Pondok Pesantren Salafiah Iqro • Pondok Pesantren Al Wafa • Pondok Pesantren Darul Ulum • Pondok Pesantren Al Amin • Koperasi Berkah Nusa.

PSBI dalam rangka kepedulian sosial akan kami sampaikan kepada : • Masjid Darul Arqam • Masjid Raya Darussalam • Gereja Kalimantan Evangelis Yerusalem 5 • Gereja Kalimantan Evangelis Immanuel • Panti Asuhan Ayah Bunda • Panti Asuhan Budi Mulya.

"Selanjutnya kami juga menyerahkan secara khusus BI Corner kepada 3 Universitas, yaitu Instititut Agama Hindu Negeri Palangka Raya, dan secara simbolik BI Corner di Sekolah Tinggi Agama Kristen Negeri Palangkaraya dan Universitas PGRI Palangka Raya. Semoga BI Corner dapat memberikan manfaat sebagai sarana pembelajaran peningkatan pengetahuan bagi para mahasiswa. Selain itu, kami berpesan agar BI Corner terus dipelihara dan dijaga untuk keberlangsungannya. Sebagai informasi, Bank Indonesia akan secara rutin melakukan visitasi dan penghargaan atas BI Corner terbaik di antara 722 BI Corner yang ada di seluruh Indonesia," pungkasnya.

Turut hadir Rektor IAHN, Bpk. Prof. Drs. I. Ketut Subagiasta, M. Si, D.Phil, Ketua STAKN Palangka Raya, Ibu Telhalia, MTh., DTh, Wakil Rektor Univ. PGRI Palangka Raya, Bpk. M. Karso, S.Pd, M.Pd, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng, diwakili oleh Bpk. I Wayan Sarman, M.Pd, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palangka Raya, Bpk. Drs. H. Sahdin Hasan, Kepala Satuan Kerja di Kantor Pusat, Kepala Perwakilan, Pimpinan Satuan Kerja dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia, serta para tamu undangan lainnya. (xcv/Foto:ARP)

Ari Purna Prahara

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook