Torehan Prestasi Jadi Bukti Peningkatan Sektor Pendidikan Era Gubernur Sugianto

Kontribusi dari Ari Purna Prahara, 22 Oktober 2019 21:08, Dibaca 912 kali.


MMCKalteng - Palangka Raya - Kemajuan pendidikan di era Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Sugianto Sabran meningkat pesat. Beberapa torehan prestasi berhasil mengharumkan nama Kalteng di kancah nasional. Mulai dari naiknya hasil kelulusan UNBK, hingga hasil penelitian siswa-siswi Kalteng yang berprestasi di kancah internasional.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Kalteng Suyuti Syamsul menuturkan bahwa pendidikan di Kalteng merupakan salah satu perhatian pemerintah setempat. Pasalnya, pendidikan adalah modal awal untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) lokal. Hasil peningkatan bidang pendidikan pun mulai dirasakan.

(Baca Juga : Gubernur Kalteng Gelar Rapat Koordinasi Dengan Forkopimda)

“Kalteng dua tahun terakhir ini UNBK nya 100 persen lulus. Bantuan komputer untuk UNBK tahun mendatang pun mencapai 4000 unit. Keseriusan Kalteng dalam bidang pendidikan ini menaikkan status hasil UN Nasional Kalteng ke perangkat yang tinggi dari sebelumnya yang berada di posisi 30 dari 34 provinsi se-Indonesia,” kata Suyuti, Selasa (22/10/2019) saat kegiatan Press Conference.

Raihan terbaik ini dibarengi dengan prestasi akademik di bidang sains. Riset dari siswa-siswi SMA 2 Palangka Raya berhasil bertengger di posisi pertama WICO Korea Selatan. Riset tentang akar Bajakah yang diterangkan Suyuti mampu menyedot perhatian nasional hingga internasional.

Pasalnya, akar Bajakah yang merupakan salah satu tumbuhan khas Kalimantan Tengah diklaim mampu menjadi pengobat kanker. Pemerintah setempat yang mencoba untuk melakukan riset lanjutan, kemudian menggandeng tenaga ahli dalam memformulakan akar bajakah menjadi obat.

“Prestasi demi prestasi terus mengalir. Salah satunya Riset Bajakah ini yang mampu dikembangkan lebih lanjut. Karena potensi riset ini mampu menghadirkan obat kanker,” imbuhnya.


Di sisi lain, keberlangsungan pendidikan pun diminta gubernur agar tetap dijaga. Tak hanya wajib belajar 12 tahun, perguruan tinggi pun diminta memberikan sumbangsih kepada warga lokal. Salah satunya melalui kerjasama beasiswa. Pemprov Kalteng pun sedikitnya telah mengalokasikan 5000 program bidik misi bagi warga yang kurang mampu.

“Gubernur Kalteng Sugianto Sabran menginginkan agar tidak ada anak putus sekolah. Karena pendidikan merupakan salah satu aspek penting untuk mencapai SDM unggul. Karena itu, salah satu fokusnya adalah memberikan pendidikan yang merata bagi masyarakat khususnya yang kurang mampu,” pungkasnya. 

Kepedulian pemerintah daerah dalam mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) terus digenjot. Hal ini diawali dengan meningkatkan kualitas dan pemerataan pendidikan. Pasalnya, pendidikan diyakini sebagai obat dari peningkatan SDM menuju kualitas unggulan.

Gubernur Kalteng Sugianto Sabran mengatakan bahwa bidang pendidikan merupakan sektor penting dalam peningkatan SDM lokal. Agar menjadi SDM Unggul, pendidikan harus didukung dengan kemajuan teknologi.

“Saya beberapa kali kunjungan ke daerah. Ternyata teknologi belum optimal, apalagi dukungan internet,” ungkap Sugianto.

Hal ini diterangkannya mampu berpengaruh dalam kemudahan menerima informasi. Teknologi dinilai Sugianto sebagai salah satu kemajuan yang dapat memberikan manfaat luarbiasa. Terlebih, penggunaan teknologi di Pulau Kalimantan masih kurang dibandingkan dengan pulau lain.


Sugianto mencontohkan penggunaan teknologi di bidang pertanian pada Pulau Jawa. Diterangkannya, dari segi peralatan sudah mulai maju. Bahkan, proses pemasaran produk pun menggunakan teknologi internet dan digital.

“Sementara di Kalteng, kita belum didukung dengan pemerataan infrastruktur. Tapi harapannya agar penggunaan teknologi ini dapat merata hingga pedalaman,” imbuhnya.

Sugianto berpesan dalam penggunaan teknologi agar dipilih. Pasalnya, teknologi dapat bermanfaat ketika digunakan secara positif. Sedangkan, ketika digunakan ke hal negatif, maka dapat berujung ke hal yang merugikan.

Ari Purna Prahara

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook