Gubernur Instruksikan Perangkat Daerah Tingkatkan Upaya dan Kinerja Untuk Memperoleh Predikat Kabupaten/Kota Layak Anak

Kontribusi dari Ari Purna Prahara, 01 Agustus 2019 14:23, Dibaca 290 kali.


MMCKalteng - Palangka Raya - Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Sugianto Sabran yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng Fahrizal Fitri, S.Hut., M.P mengajak semua elemen untuk bekerja secara konsisten dan berkesinambungan dalam membangun Bangsa dan Negara.

"Kalau pada tahun ini untuk pertama kalinya perwakilan Duta Anak Kalimantan Tengah ikut serta sebagai peserta aktif pada Musrenbangda, dimana perwakilan anak-anak Kalimantan Tengah bisa mendengar keterbukaan informasi berupa hasil evaluasi pembangunan, sekaligus dapat di dengar keinginan dan harapannya yang menjadi bahan penyusunan RAPBD tahun 2020," ucap Sekda Kalteng saat membacakan sambutan tertulis Gubernur Kalteng.

(Baca Juga : Multimedia Center Sebagai Penguatan Produksi dan Layanan Informasi Publik di Masa Kepemimpinan Sugianto-Habib)

Sekda Kalteng Fahrizal Fitri mewakili Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran menghadiri dan membuka secara resmi Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Pembangunan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (P3APPKB) Prov. Kalteng Tahun 2019, bertempat di Swiss Bell Hotel Danum, Jalan Tjilik Riwut, Km. 5.5, Kota Palangka Raya, Kamis (1/8).

"Maka saya berharap kita selalu konsisten mengajak perwakilan anak di setiap momentum strategis setara Musrenbangda di seluruh Kabupaten/Kota pada tahun-tahun yang akan datang," ujarnya.

"Dibalik berbagai keberhasilan ini, seperti apa yang telah dilaporkan oleh Kepala Dinas P3APPKB tadi, bahwa masih ada berbagai tantangan tugas kita terkait perlindungan perempuan, perlindungan anak maupun di dalam penguatan generasi," lanjutnya

"Untuk itu pada kesempatan yang baik ini, saya mengajak kita semua untuk bersama-sama menghapus Pernikahan Usia Anak yang masih kerap terjadi di Provinsi Kalimantan Tengah. Demikian juga kita harus mewaspadai dan mengantisipasi tindak pidana perdagangan orang yang mungkin saja terjadi di tempat kita," jelasnya.

"Kita masih sering mendengar kasus-kasus kekerasan seksual, penganiayaan pada anak dan kasus-kasus terkait penggunaan narkoba pada anak dan remaja di berbagai wilayah di Indonesia. Untuk itu secara khusus pada kesempatan ini saya menginstrusikan kepada Perangkat-perangkat Daerah Provinsi terkait seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur, sosial dan lain-lain, untuk berperan aktif mendorong Perangkat Daerah di Kabupaten/Kota agar meningkatkan upaya dan kinerja dalam memperjuangkan daerahnya memperoleh sertifikasi dan predikat Kabupaten/Kota Layak Anak, terwujudnya KLA di suatu daerah niscaya akan memperkuat kesiapan dalam mengedepankan upaya-upaya perlindungan perempuan dan anak," tegasnya.

"Selain itu Perangkat Daerah di semua lini baik Provinsi maupun Kabupaten/Kota agar memberi perhatian dan fokus dalam melaksanakan perencanaan dan penganggaran yang Responsif Gender. Salah satu keberhasilan pemberdayaan gender di Kalimantan Tengah adalah tingkat keterwakilan anggota legislatif perempuan di DPRD Kalimantan Tengah untuk periode 2019-2024 yang mencapai 35% dari seluruh anggota. Capaian ini telah melebihi target nasional keterwakilan 3O% perempuan di parlemen. Keterwakilan yang semakin rata ini saya harapkan akan meningkatkan peran nyata perempuan di semua lini pembangunan yang akan mengakselerasi kesejahteraan bagi Bangsa dan Negara," jelasnya.

Ari Purna Prahara

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner
Mari Jaga Lingkungan Kita.
Kalteng Bicara Baik.

Facebook