Lestarikan Benang Bintik

Kontribusi dari Gusti Mahfuz, 21 Juli 2019 07:57, Dibaca 596 kali.


Kapuas Benang Bintik Karnival Show 2019 sebagai langkah strategis untuk melestarikan seni batik, visualisasi karya, dan teknik pembuatan karya, struktur formal atau unsur-unsur pembentuk karya, tema, dan kualitas batik. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Tim Penggerak PKK Kabupaten Kapuas. Benang bintik merupakan nama lain dari batik khas Dayak Kalimantan Tengah. Karnaval yang dilaksanakan tanggal 22-23 Juli 2019 menghadirkan kesan adanya kedalaman pesan yang terkandung dalam sebuah karya batik.

Pemaknaan dalam karya menjadikan batik sebagai wahana untuk menanamkan nilai-nilai luhur, doa, harapan, dan ungkapan kasih (Herawati, 2010). Karya ini menjadi karya yang artistik, estetis, dan unik. Artistik artinya mempunyai nilai seni; estetis artinya karya ini mempunyai penilaian terhadap keindahan; dan unik artinya karya ini mempunyai nilai tersendiri dalam bentuk atau jenisnya. Benang bintik tergolong ke dalam berbagai motif khas, diantaranya motif batang garing, motif huma betang, motif ukiran, motif senjata, motif naga, motif balanga, motif campuran, dan motif-motif lainnya. Motif yang dihasilkan memiliki makna dan filosofi yang luar biasa. Banyak hal yang dapat terungkap dari seni batik, seperti latar belakang kebudayaan, kepercayaan, adat-istiadat, sifat dan tata kehidupan, alam lingkungan, cita rasa, dan tingkat keterampilan. Etnik Dayak memberikan gambaran bahwa antara alam atas, bumi, dan alam bawah merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Dari implikasi sosial yang ada, orang Dayak Ngaju begitu menghormati dan menghargai lingkungan alam tempat tinggal mereka (Husniya, 2017).

(Baca Juga : Kue Bingka : Kue Terlaris Sepanjang Bulan Ramadhan)

Pada kegiatan Kapuas Benang Bintik Carnival Show III di tahun 2017 yang lalu Ben Brahim S Bahat, Bupati Kapuas, mengatakan kegiatan tersebut dapat dijadikan ajang promosi benang bintik. Lebih lanjut, beliau menyampaikan Kabupaten Kapuas perlu bangga karena sudah banyak pejabat, baik pejabat politik maupun pemerintah yang menggunakan benang bintik motif Kapuas. Untuk tahun ini Kapuas Benang Bintik Karnival Show 2019 menjadi suatu karnaval yang berbasis masyarakat dengan batik sebagai tema utamanya. Batik merupakan kreativitas yang mempunyai latar belakang sejarah, baik dari filosofi, desain motif, maupun masyarkat pendukungnya. Batik tidak hanya sekadar sehelai kain yang dibuat secara tradisional, tetapi karya seni budaya yang selalu hadir pada acara tradisi dalam masyarakat setempat. Batik selalu menyertai setiap tahapan dalam daur hidup manusia. Filosofi dalam pola batik merupakan harapan-harapan atau doa yang menyebabkan batik selalu ada pada setiap acara masyarakat. Dengan ajang ini masyarakat Kapuas dapat mencintai dan mengenal motif benang bintik Kapuas, sehingga dapat memakai sekaligus mensosialisasikannya.

Saat ini benang bintik semakin dikenal karena ragam busana dari motif kain benang bintik digunakan pada kegiatan-kegiatan, seperti festival, ajang pemilihan model atau kegiatan kebudayaan dan kesenian daerah lainnya. Anang, salah satu pengrajin batik, menjelaskan bahwa benang bintik ini memiliki keistimewaan karena jenis motif yang tertuang dalam kain melukiskan harmonisasi alam dan kebudayaan etnik Dayak. Salah satu wujud motif yang dipercaya sebagai simbol kepercayaan etnik Dayak adalah batang garing atau pohon kehidupan, pohon ini melambangkan suatu hubungan antara manusia dan Tuhan dan hubungan antara manusia dan mahluk lainnya. Batik tradisional memiliki keindahan, baik visual maupun spiritual. Benang bintik dengan pola-pola yang mengandung filosofi yang indah dan baik. Dalam hal jenis, warna dasar benang bintik, seperti warna merah maroon, biru, merah, kuning dan hijau. Ada juga bahan warna yang lebih gelap seperti hitam dan coklat. Keindahan batik benang bintik terus terjaga dan lestari dengan aktivitas yang diagendakan setiap tahunnya.(syatkmf)

Gusti Mahfuz

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner
Mari Jaga Lingkungan Kita.
Kalteng Bicara Baik.

Facebook