Tekan Angka Pernikahan Dini, Gubernur Kalteng Keluarkan Pergub

Kontribusi dari Ari Purna Prahara, 29 Mei 2019 11:28, Dibaca 742 kali.


(Baca Juga : Pembukaan FGD Pelatihan E-Penyiaran/SIMP3 & E-Licensing, Sosialisasi Peluang Usaha serta Open Access Penyelenggaraan TV Kabel )

MMCKalteng - Palangka Raya - Selain menggenjot pertumbuhan ekonomi di sektor keluarga, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov. Kalteng) juga telah menerbitkan aturan guna menekan angka pernikahan dini di Kalteng.

"Guna mengantisipasi pernikahan dini kami Pemerintah Provinsi juga telah mengeluarkan Peraturan Gubernur (Pergub). Di samping terus berupaya meningkatkan perekonomian masyarakat," ucap Gubernur Kalteng, H. Sugianto Sabran, Selasa, (28/5/2019) seperti dilansir oleh borneonews.co.id.

Pergub ini, lanjut dia, sudah dikeluarkan pada tahun 2018 lalu, aturan tersebut mengikat kepada seluruh Pemerintah Daerah dibawah Provinsi Kalimantan Tengah, baik Kabupaten ataupun Kota terkait kebijakan pernikahan dini.

“Saya minta pemerintah daerah untuk turun langsung menekan angka pernikahan dini khususnya di Kabupaten Sukamara, Barito Selatan dan Lamandau,” tuturnya.

Orang nomer satu di Bumi Tambun Bungai ini juga mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan pernikahan dini. Mengingat berbagai dampak serius yang bisa ditimbulkan karena prilaku tersebut.

"Pernikahan dini harus dihindari karena banyak dampak negative yang ditimbulkan. Antara lain tingginya resiko kematian saat melahirkan, gangguan psikologis serta perceraian karena usia yang masih belum matang," ujar Gubernur Kalteng.

Ari Purna Prahara

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook