H-3, Berikut Tata Cara Memilih di Pemilu Serentak 17 April 2019

Kontribusi dari Ari Purna Prahara, 14 April 2019 10:39, Dibaca 1,120 kali.


MMCKalteng - Palangka Raya - (14/4) Tanggal 17 April Tahun 2019, Indonesia akan melakukan Pemilihan Umum (Pemilu) serentak yang terdiri dari Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) tidak terkecuali di Provinsi Kalimantan Tengah (Prov. Kalteng). Pemilih yang telah terdaftar di dalam Daftar Pemilih (DPT/DPTb/DPK), dapat menyalurkan suaranya dengan membawa Formulir C6 dan datang ke Tempat Pemungutan Suara yang telah ditentukan mulai pukul 07:00 - 13:00 waktu setempat.

Ada lima entitas yang akan dipilih pada Pemilu 2019, yaitu:

(Baca Juga : Menkominfo RI Buka Acara Hari Pers Nasional 2019)

1. Presiden dan Wakil Presiden

2. Anggota Dewan PerWakilan Rakyat RI (DPR-RI)

3. Anggota Dewan PerWakilan Daerah (DPD)

4. Anggota Dewan PerWakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi

5. Anggota DPRD Kabupaten/Kota—kecuali DKI Jakarta yang hanya empat kertas suara tanpa DPRD Kabupaten/Kota

Ada lima surat suara yang akan kamu dapat, yaitu:

1. Abu-abu: Surat suara untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden.

2. Kuning: Surat suara untuk memilih anggota DPR RI.


3. Merah: Surat suara untuk memilih anggota DPD RI.

4. Biru: Surat suara untuk memilih anggota DPRD Provinsi.

5. Hijau: Surat suara untuk memilih DPRD Kabupaten/Kota.


Berikut hal-hal penting yang harus diperhatikan sebelum datang ke TPS:

1. Masukkan nama dan Nomor Induk Kependudukan (NIK) untuk mengetahui apakah kamu sudah terdaftar di Daftar Pemilih Tetap (DPT) atau belum di https://infopemilu.kpu.go.id/pileg2019/pemilih/cari-pemilih. KPU juga menempel DPT per TPS di Kantor Kelurahan/Desa. Di hari pemungutan suara, DPT juga ditempel di tiap-tiap TPS.

2. Jika nama kamu belum ada di daftar pemilih, kamu masih dapat menggunakan hak pilih. Cukup kunjungi TPS sesuai alamat tertera dalam KTP Elektronik, dan tunjukan KTP Elektronik kamu kepada petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

3. Jika kamu seorang perantau dan sudah terdaftar, tetapi di hari pemungutan suara ingin pindah memilih di TPS lain, kamu dapat mengunjungi KPU Kabupaten/Kota asal atau tujuanmu dan minta formulir A5 (formulir pindah memilih). Pengurusan daftar pemilih pindahan akan dilayani sampai maksimal 17 Februari 2019. Pada hari pemungutan suara, bawa dan tunjukan formulir Model C6 beserta Surat Izin Mengemudi, Paspor, Kartu Keluarga, atau Suket kepada KPPS. Apabila kamu sudah didata oleh Disdukcapil, tapi belum memiliki fisik e-KTP, cukup bawa formulir Model C6 serta menunjukan Suket dan Kartu Keluarga kepada KPPS. Jika e-KTP hilang, cukup tunjukan surat keterangan kehilangan dari kepolisian dan kartu keluarga kepada KPPS.

4. Pada hari pemungutan suara, bawa dan tunjukan formulir Model C6 beserta Surat Izin Mengemudi, Paspor, Kartu Keluarga, atau Suket kepada KPPS. Apabila kamu sudah didata oleh Disdukcapil, tapi belum memiliki fisik e-KTP, cukup bawa formulir Model C6 serta menunjukan Suket dan Kartu Keluarga kepada KPPS. Jika e-KTP hilang, cukup tunjukan surat keterangan kehilangan dari kepolisian dan kartu keluarga kepada KPPS.

Berikut tata cara memilih saat di TPS:

1. Sebagai pemilih, anda bisa masuk ke TPS melalui pintu yang telah disediakan. Di lokasi TPS, anda akan ditemui panitia yang kemudian mempersilakan anda mengisi daftar hadir.

2. Selanjutnya, anda diminta menyerahkan KTP dan surat C6. Kemudian anda diminta menunggu hingga panitia memanggil nama anda. Usai dipanggil, hal yang perlu dilakukan yakni mengambil surat suara, kemudian pergi ke bilik suara untuk melakukan pencoblosan.

3. Karena dilaksanakan berbarengan, ada lima surat suara yang harus anda coblos pada pemilihan Rabu, 17 April 2019 mendatang. Pertama, surat suara warna abu-abu untuk pemilihan presiden. Kedua, surat suara warna kuning untuk anggota DPR.

4. Ketiga, surat suara warna biru untuk pemilihan legislatif DPRD Provinsi. Keempat, surat suara warna hijau untuk pemilihan legislatif kabupaten atau kota. Terakhir, surat suara berwarna merah untuk pemilihan legislatif DPD.

5. Ketentuan untuk mencoblos kelima surat suara tersebut pun telah diatur dalam UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Pada surat suara pilpres, ketentuannya harus mencoblos satu kali pada nomor, nama, foto pasangan calon, atau tanda gambar partai politik pengusung dalam satu kotak di surat suara.

6. Kemudian, surat suara DPR ketentuannya mencoblos satu kali pada nomor atau tanda gambar partai politik, dan atau nama calon anggota DPR. Sementara surat suara Pileg DPRD Provinsi, ketentuannya mencoblos satu kali pada nomor atau tanda gambar partai politik, dan atau nama calon anggota DPRD Provinsi.

7. Selanjutnya, untuk surat suara Pileg Kabupaten atau Kota, mencoblos satu kali pada nomor atau tanda gambar partai politik, dan atau nama calon anggota DPRD Kabupaten/Kota. Terakhir, surat suara Pileg DPD ketentuannya mencoblos satu kali pada nomor, nama, atau foto calon untuk Pemilu anggota DPD. Surat suara caleg DPD disertai dengan foto calon, tidak seperti caleg DPR/DPRD yang hanya daftar nama.

8. Setelah anda coblos, kemudian lipatlah surat suara sesuai petunjuk. Lalu masukkanlah surat suara itu ke kotak yang tersedia. Sebelum meninggalkan TPS, anda wajib mencelupkan salah satu jari ke tinta. Ini sebagai bukti anda telah memberikan hak suara anda pada Pemilu 2019. (ARP/Foto:ASEP)

Ari Purna Prahara

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook