Sekilas Info
Kontribusi dari Kominfo Pulang Pisau, 02 November 2026 16:27, Dibaca 121 kali.
MMCKalteng - Pulang Pisau - Sejumlah sarana dan prasarana (sarpras) penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai didistribusikan Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau kepada unsur terkait guna memperkuat kesiapan menghadapi potensi kebakaran. Penyerahan tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Pulang Pisau H. Ahmad Rifa’i di halaman Kantor BPBD Kabupaten Pulang Pisau, Senin (2/11/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Bupati menyerahkan sejumlah peralatan operasional, termasuk satu unit mobil pemadam kebakaran dan 10 unit sepeda motor. Sebelumnya, pemerintah daerah juga telah menyerahkan dua unit drone thermal, beberapa unit drone Mavic, serta mesin pemadam kebakaran kepada Polres Pulang Pisau.
(Baca Juga : Murung Raya Tuan Rumah HUT Satpol PP, Damkar dan Linmas Se-Kalteng)
Bupati Ahmad Rifa’i menjelaskan, penyaluran berbagai peralatan tersebut merupakan bagian dari pemanfaatan Bantuan Presiden (Banpres) Republik Indonesia senilai Rp20 miliar untuk mendukung penanganan karhutla di Kabupaten Pulang Pisau.
Adapun pengadaan Sapras melalui bantuan tersebut mencakup dua unit mobil pemadam kebakaran, tujuh unit kendaraan Tosa, 20 unit sepeda motor trail seri tertinggi, delapan unit drone, tiga unit drone thermal, mesin pompa jinjing, obat-obatan kesehatan, serta berbagai alat pelindung diri (APD).
Rifa’i menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto atas dukungan anggaran yang diberikan kepada Kabupaten Pulang Pisau. Menurutnya, bantuan tersebut memberikan tambahan dukungan bagi pemerintah daerah dalam mempersiapkan personel dan peralatan penanggulangan karhutla.
Dari total anggaran Rp20 miliar, sebesar Rp10 miliar dialokasikan untuk pengadaan sarana dan prasarana, sedangkan Rp10 miliar lainnya digunakan untuk insentif pasukan gabungan TNI-Polri, Masyarakat Peduli Api (MPA) hingga tingkat desa dan kabupaten, serta biaya operasional, bahan bakar minyak (BBM), dan kebutuhan pendukung lainnya.
“Bantuan ini sangat membantu pemerintah daerah, khususnya dalam memperkuat kesiapan personel maupun peralatan untuk menghadapi potensi karhutla,” ujarnya.
Ia berharap seluruh sapras yang telah disalurkan dapat dimanfaatkan secara optimal dan dirawat dengan baik oleh masing-masing pihak penerima. Dengan demikian, keberadaan peralatan tersebut dapat menunjang upaya pencegahan sekaligus mempercepat penanganan apabila terjadi kebakaran hutan dan lahan.
“Alhamdulillah, dengan bantuan tersebut kami sangat terbantu. Aset ini akan menjadi bekal bagi kami ke depan. Apabila terjadi lagi karhutla, maka kami sudah lebih siap,” pungkas Rifa’i. (MC. Pulang Pisau/Barsel)/Edt:UL
Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.