Sekilas Info
Kontribusi dari ANGGELINA RENTIKA KAROLINA, 23 Oktober 2026 19:55, Dibaca 124 kali.
MMCKalteng – Palangka Raya – Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin didampingi Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran meninjau kesiapan fasilitas kesehatan dalam penanganan dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Palangka Raya, Jumat (23/10/2026).
Peninjauan meliputi Puskesmas Menteng, Rumah Oksigen RTH Bundaran Besar Palangka Raya, RSUD dr. Doris Sylvanus, Puskesmas Panarung, dan Rumah Oksigen MDMC untuk memastikan kesiapan fasilitas serta ketersediaan dukungan medis bagi masyarakat terdampak kabut asap.
(Baca Juga : Buka Sosialisasi BBI 2025, Wagub Kalteng Dorong Kemandirian Ekonomi Lewat Produk Lokal)
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengapresiasi kesiapan fasilitas kesehatan di Kalimantan Tengah di bawah kepemimpinan Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran, terutama ketersediaan tabung oksigen di puskesmas untuk membantu masyarakat yang mengalami sesak napas akibat kabut asap.
“Kalimantan Tengah adalah salah satu daerah yang telah mempersiapkan penanganan dengan baik. Seluruh puskesmas memiliki tabung oksigen untuk membantu masyarakat yang mengalami sesak napas,” tutur Menteri Kesehatan.
Menteri Kesehatan juga mengimbau masyarakat menggunakan masker KN95 untuk mengurangi paparan partikel halus PM2.5 serta segera mendatangi puskesmas jika mengalami sesak napas.
“Polusi ini mengandung partikel halus PM2.5 yang dapat menembus masker biasa dan masuk hingga ke paru-paru. Karena itu, masyarakat harus menggunakan masker. Jika mulai mengalami sesak napas, segera datang ke puskesmas,” tegas Menteri Kesehatan.
Menteri Kesehatan menyampaikan bahwa pemerintah telah menyalurkan berbagai bantuan medis untuk mendukung penanganan dampak karhutla.
“Pemerintah telah menyalurkan 137.000 masker KN95 dan 500.000 masker bedah, terutama untuk wilayah dengan tingkat polusi tinggi. Bantuan juga mencakup 50 unit oxygen concentrator, 35 unit nebulizer, 100 tabung oksigen, 37 unit air purifier, 270 botol multivitamin sirup, 800 strip multivitamin tablet, serta obat-obatan untuk mendukung pelayanan kesehatan masyarakat terdampak karhutla,” ungkap Menteri Kesehatan.
Sementara itu, Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam memastikan kesiapan fasilitas kesehatan untuk melayani masyarakat terdampak karhutla.
“Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus berupaya memastikan kesiapan fasilitas kesehatan dalam melayani masyarakat terdampak kabut asap. Koordinasi dengan pemerintah pusat serta dukungan sarana medis diperlukan untuk mengoptimalkan penanganan kesehatan,” tandas Gubernur.
Peninjauan ini menjadi upaya pemerintah pusat dan daerah untuk memastikan kesiapan layanan kesehatan serta melindungi masyarakat dari dampak kabut asap. Kesiapan fasilitas kesehatan di Kalimantan Tengah diharapkan tetap terjaga agar penanganan dampak karhutla berjalan optimal dan kebutuhan medis masyarakat terpenuhi.
Tampak hadir Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Linae Victoria Aden, Panglima Kodam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin, Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan, Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin, serta Plt. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah Suyuti Syamsul.(ARK/Foto:GIO)
Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.