FKP Menjaring Aspirasi Masyarakat

Kontribusi dari Iin Carolina, 21 Maret 2019 06:35, Dibaca 408 kali.


MMCKalteng - Palangka Raya - Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki keragaman budaya, ras, suku bangsa, kepercayaan, agama, dan bahasa. Sesuai semboyan Bhineka Tunggal Ika, maka meskipun memiliki keragaman budaya, Indonesia tetap satu.

Keragaman yang ada di Indonesia adalah kekayaan dan keindahan bangsa Indonesia. Untuk itu pemerintah akan terus mendorong keberagaman tersebut menjadi suatu kekuatan untuk bisa mewujudkan persatuan dan kesatuan nasional menuju Indonesia yang lebih baik.

(Baca Juga : Pemerintah Kabupaten Barito Utara Gelar Sosialisasi Program Peremajaan Kelapa Sawit)

Hal ini disampaikan ketua forum pembauran kebangsaan (FPK), Andrie Elia Embang saat menghadiri Pengukuhan Forum Pembauran Kebangsaan Tingkat Kecamatan se-Kota Palangka Raya periode 2019-2021, Selasa (19/3/2019) di Ruang Rapat Peteng Karuhei II Kantor Walikota Palangka Raya.

Pengukuhan dipimpin langsung oleh Walikota Palangka Raya, Fairid Naparin, dan dihadiri oleh Wakil Walikota Palangka Raya, Hj.Umi Mastikah, mantan Walikota Palangka Raya Periode 1983-1988, Drs. Lukas Tingkes, mantan Walikota Palangka Raya periode 1993-1998, Drs.Nahson Taway, Kapolres Palangka Raya, Timbul Siregar, Kepala Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) Pemerintah Kota Palangka Raya, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, serta para damang & mantir adat.

Menurut Andrie, Tugas FPK yaitu menjaring aspirasi masyarakat di bidang pembauran kebangsaan; menyelenggarakan forum dialog dengan pimpinan organisasi pembauran kebangsaan, pemuka adat, suku, dan masyarakat; menyelenggarakan sosialisasi kebijakan yang berkaitan dengan pembauran kebangsaan; dan merumuskan rekomendasi kepada penanggung jawab FPK di wilayahnya.

Ditambahkannya, keanggotaan FPK terdiri atas pimpinan organisasi pembauran kebangsaan, pemuka adat, suku, etnis, dan masyarakat setempat. Jumlah anggota FPK provinsi, kabupaten/kota, kecamatan dan desa/kelurahan disesuaikan dengan jumlah suku, etnis, dan pemuka masyarakat setempat dan FPK dipimpin oleh satu orang ketua dan wakil ketua, satu orang sekretaris dan anggota sesuai dengan kebutuhan yang dipilih secara musyawarah oleh anggota.

Andrie berharap forum pembauran kebangsaan ini dapat menjadi wadah dialog masyarakat dan pemerintah, juga wadah informasi, komunikasi, konsultasi, dan kerjasama antara warga masyarakat yang diarahkan untuk menumbuhkan, memantapkan, memelihara dan mengembangkan pembauran kebangsaan, khususnya di Kota Palangka Raya," tutupnya (MC Isen Mulang).

Iin Carolina

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook