Sekilas Info
Kontribusi dari Diskominfo Barito Utara, 28 Juli 2026 08:00, Dibaca 275 kali.
MMCKalteng - Muara Teweh - Pemerintah Kabupaten Barito Utara menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) PDAM sebagai upaya menjaga kelancaran distribusi air bersih kepada masyarakat di tengah menurunnya debit air baku akibat musim kemarau. Rakor yang dipimpin Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Barito Utara, H. Rody, tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Barito Utara H. Shalahuddin, jajaran PDAM, Dewan Pengawas PDAM, serta instansi terkait.
Rakor dilaksanakan untuk membahas kondisi terkini pelayanan air bersih sekaligus merumuskan langkah-langkah strategis agar pasokan air kepada pelanggan tetap terjaga meskipun menghadapi tantangan penurunan permukaan air sungai sebagai sumber air baku.
(Baca Juga : Waket DPRD Pulang Pisau Himbau Pemilik Truk Agar Muatan Tidak  Over Tonase)
Rody menjelaskan bahwa musim kemarau menyebabkan debit air sungai mengalami penyusutan secara alami. Kondisi tersebut berdampak pada berkurangnya daya dorong mesin pompa sehingga memengaruhi proses pengambilan dan pengolahan air baku.
Menanggapi kondisi tersebut, Dewan Pengawas PDAM Rahmadi mengusulkan penyesuaian teknis pada sistem pengambilan air (intake). Menurutnya, perubahan skema operasional pompa diperlukan agar proses distribusi air menuju instalasi pengolahan dapat berlangsung lebih efektif.
"Kami menyarankan agar sistem pompa disesuaikan skemanya, sehingga air bisa langsung didorong menuju unit pengolahan secara lebih optimal," jelas Rahmadi.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Bupati meminta seluruh perangkat daerah dan jajaran PDAM bergerak cepat melakukan langkah-langkah antisipatif. Ia menegaskan bahwa pelayanan air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus tetap terjamin dalam berbagai kondisi, termasuk saat musim kemarau.
"Kita harus bekerja dengan perencanaan, program, dan strategi yang jelas. Pastikan kita selalu punya target penyelesaian jangka pendek dan jangka panjang dalam memberikan pelayanan air bersih di segala kondisi musim," tegasnya.
Sebagai tindak lanjut hasil rapat, PDAM Barito Utara akan segera melakukan penambahan kapasitas mesin penyedot air serta penyesuaian operasional ponton pada titik pengambilan air baku. Langkah tersebut diharapkan mampu menjaga stabilitas pasokan air bersih sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal meskipun debit air sungai mengalami penurunan selama musim kemarau. (Ummi/Grescela - Foto: Haspi/Diskominfosandi 2026)/Edt:UL
Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.