Sekilas Info
Kontribusi dari Diskominfo Katingan, 19 Juli 2026 20:58, Dibaca 770 kali.
MMC Kalteng - Kasongan - Perjuangan panjang membangun rumah ibadah akhirnya berbuah sukacita bagi umat Katolik di Kabupaten Katingan. Gereja Paroki Maria Bunda Karmel Kasongan–Katingan Keuskupan Palangka Raya diresmikan dalam sebuah misa yang berlangsung di Gereja Katolik Maria Bunda Karmel Kasongan, Minggu (19/7/2026). Momentum tersebut tidak hanya menjadi tonggak penting bagi pelayanan umat, tetapi juga memperkuat semangat toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Katingan.
Bupati Katingan, Saiful, menyampaikan bahwa keberadaan rumah ibadah memiliki makna yang jauh lebih luas daripada sekadar tempat beribadah. Menurutnya, gereja menjadi ruang pembinaan iman, pembentukan karakter, sekaligus tempat tumbuhnya semangat persaudaraan dan kepedulian sosial.
(Baca Juga : Delapan CCTV Dipasang di Palangka Raya)
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Katingan, saya mengucapkan selamat atas pemberkatan dan peresmian Gereja Paroki Maria Bunda Karmel Kasongan. Semoga gereja ini menjadi tempat yang membawa kedamaian, memperkokoh iman umat, serta menjadi pusat pembinaan karakter yang berlandaskan nilai-nilai kasih, persaudaraan, dan toleransi," ujar Saiful.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Katingan akan terus mendukung terciptanya kehidupan beragama yang harmonis dengan memberikan ruang yang setara bagi seluruh umat dalam menjalankan ibadah sesuai keyakinannya.
"Pembangunan tidak hanya diwujudkan melalui infrastruktur, tetapi juga melalui pembangunan karakter, moral, dan kehidupan sosial yang harmonis. Kehadiran rumah ibadah menjadi bagian penting dalam membentuk masyarakat yang religius, rukun, dan memiliki kepedulian terhadap sesama," tambahnya.
Di balik berdirinya gereja tersebut, tersimpan kisah perjuangan yang menyentuh. Salah seorang jemaat menceritakan bahwa proses pembangunan berlangsung melalui kerja sama dan pengorbanan banyak pihak, termasuk para pastor yang tidak pernah berhenti berupaya mencari dukungan demi mewujudkan impian umat memiliki rumah ibadah yang layak.
"Kami sangat bersyukur karena akhirnya gereja ini bisa berdiri. Prosesnya penuh perjuangan. Bahkan, salah seorang pastor rela mengumpulkan barang-barang bekas untuk dijual sebagai salah satu cara membantu mengumpulkan dana pembangunan gereja. Bagi kami, itu menjadi bukti bahwa gereja ini dibangun dengan semangat pengabdian, kerja keras, dan kasih," ungkap salah seorang jemaat.
Menurutnya, kisah itu menjadi pengingat bahwa setiap bagian gereja yang kini berdiri merupakan hasil dari kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian banyak orang yang memiliki harapan yang sama, yakni menghadirkan tempat ibadah yang layak bagi umat Katolik di Katingan.
Dengan diresmikannya Gereja Paroki Maria Bunda Karmel Kasongan, diharapkan pelayanan rohani kepada umat semakin optimal sekaligus memperkuat semangat persaudaraan lintas agama di Kabupaten Katingan. Pemerintah Kabupaten Katingan juga berharap gereja tersebut dapat menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial yang terus menebarkan nilai-nilai kasih, toleransi, dan kepedulian bagi masyarakat luas.
Kegiatan turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, tokoh masyarakat, para imam, serta umat Katolik dari berbagai wilayah.(MMC Katingan)/Edt:UL
Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.