Sekilas Info
Kontribusi dari Diskominfo Kabupaten Seruyan, 01 Juli 2026 16:15, Dibaca 680 kali.
MMCKalteng – Kuala Pembuang – Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, memimpin rapat konsultasi terkait penetapan lokasi Program CDCSUI Provinsi Kalimantan Tengah yang melibatkan Pemerintah Kabupaten Seruyan, Kabupaten Kapuas, Kabupaten Lamandau, unsur akademisi, perguruan tinggi, serta berbagai pemangku kepentingan. Kegiatan yang difasilitasi oleh Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Bioteknologi serta Sumber Daya Genetik Pertanian di bawah Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian Kementerian Pertanian tersebut dilaksanakan pada Rabu (1/7/2026).
Dalam forum tersebut, Pemerintah Kabupaten Seruyan menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh implementasi Program CDCSUI. Dukungan itu diwujudkan melalui kesiapan pemerintah daerah dalam memfasilitasi pelaksanaan program yang sejalan dengan arah pembangunan daerah, khususnya dalam menjaga keberlanjutan sumber daya genetik tanaman lokal yang memiliki potensi ekonomi bagi masyarakat.
(Baca Juga : Mutasi personel Polri merupakan kebijakan pimpinan )
Bupati Ahmad Selanorwanda menjelaskan bahwa Seruyan memiliki kekayaan sumber daya alam yang sangat mendukung keberhasilan program tersebut. Menurutnya, keberadaan kawasan gambut, wilayah konservasi, serta keanekaragaman plasma nutfah menjadi modal penting dalam pengembangan berbagai komoditas lokal seperti padi, talas, dan aneka umbi-umbian.
"Kabupaten Seruyan memiliki potensi yang besar untuk mendukung pengembangan komoditas lokal berbasis sumber daya genetik. Potensi ini perlu dikelola secara berkelanjutan agar mampu memberikan manfaat ekonomi sekaligus menjaga kelestarian lingkungan," ujar Bupati.
Ia juga menekankan bahwa pengembangan komoditas unggulan tidak cukup hanya berfokus pada aspek budidaya, tetapi harus dilakukan secara menyeluruh mulai dari penyediaan benih berkualitas, pembangunan sistem irigasi, penyediaan sarana produksi, pengolahan hasil panen, hingga perluasan akses pemasaran dan promosi produk lokal.
Selain itu, pemerintah daerah dinilai perlu melakukan pendataan dan pemetaan secara komprehensif terhadap potensi komoditas unggulan. Data tersebut meliputi luas lahan, jumlah petani, karakteristik wilayah, tingkat produktivitas, hingga potensi nilai ekonomi sehingga dapat menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan pembangunan sektor pertanian yang lebih terarah.
Rapat konsultasi tersebut juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, perguruan tinggi, lembaga penelitian, organisasi internasional, serta masyarakat. Sinergi tersebut diharapkan mampu memperkuat keberhasilan Program CDCSUI, tidak hanya dalam menjaga keberagaman sumber daya genetik tanaman, tetapi juga meningkatkan daya saing komoditas lokal serta kesejahteraan masyarakat.
Sebagai tindak lanjut, hasil pembahasan bersama dan survei lapangan akan digunakan sebagai dasar penetapan lokasi kegiatan, penyusunan rencana program, serta langkah strategis pengembangan komoditas unggulan di Kabupaten Seruyan. Seluruh masukan dari perangkat daerah akan dihimpun untuk menyempurnakan program sebelum dilanjutkan melalui koordinasi bersama tim pelaksana Program CDCSUI. (MMCSeruyan/IH)/Edt:UL
Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.