Sekilas Info
Kontribusi dari Diskominfo Kabupaten Seruyan, 25 Mei 2026 11:19, Dibaca 135 kali.
MMCKalteng – Kuala Pembuang – Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, bertindak sebagai Inspektur Upacara pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah yang dilaksanakan di Halaman Kantor Bupati Seruyan, Senin (25/5/2026).
Upacara berlangsung khidmat dan diikuti unsur Forkopimda, ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seruyan, TNI-Polri, pelajar, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat lainnya. Kegiatan tersebut juga dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Seruyan Welduline Ahmad Selanorwanda. Momentum peringatan ini menjadi wujud penghormatan terhadap perjalanan panjang pembangunan Kalimantan Tengah sekaligus memperkuat semangat persatuan dan kebersamaan masyarakat Bumi Tambun Bungai.
(Baca Juga : Pembentukan MPA Kelurahan Kuala Kurun )
Dalam amanatnya, Bupati Seruyan menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya upacara peringatan HUT ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum tersebut sebagai bentuk kecintaan terhadap daerah serta penghormatan kepada para pendahulu yang telah berjasa membangun fondasi Kalimantan Tengah.
“Puji syukur ke hadirat Allah Subhanahu Wa Ta’ala, Tuhan Yang Maha Kuasa, pagi ini kita semua dapat bersama-sama melaksanakan upacara peringatan Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah. Kehadiran kita semua hari ini adalah bukti cinta mendalam terhadap Bumi Tambun Bungai,” ucapnya.
Bupati juga memberikan penghormatan kepada para tokoh pendiri, pemimpin terdahulu, tokoh adat, dan pejuang yang telah berkontribusi besar dalam pembangunan Kalimantan Tengah. Menurutnya, perjuangan para pendahulu harus menjadi motivasi untuk terus melanjutkan pembangunan daerah.
“Kita memahami satu hal, setiap orang ada masanya dan setiap masa ada orangnya. Hari ini amanah itu ada di tangan kita. Tugas kita bukan sekadar melanjutkan estafet pembangunan, tetapi memastikan Kalimantan Tengah terus bergerak maju,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati menegaskan bahwa pembangunan daerah memerlukan proses yang terencana, mulai dari tahapan perencanaan, penganggaran hingga pelaksanaan program. Di tengah tantangan fiskal saat ini, pemerintah memilih langkah efisiensi dengan tetap mengedepankan pembangunan yang tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Efisiensi bukan berarti mengurangi semangat membangun. Efisiensi adalah memastikan setiap rupiah uang rakyat menghasilkan manfaat nyata bagi rakyat,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya dukungan terhadap Asta Cita Presiden Republik Indonesia agar pembangunan pusat dan daerah dapat berjalan selaras dan saling menguatkan. Selain itu, kemandirian daerah melalui optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga menjadi perhatian penting dalam memperkuat pembangunan Kalimantan Tengah ke depan.
Kepada generasi muda, Bupati Seruyan berpesan agar terus berinovasi, meningkatkan kompetensi, menguasai teknologi, serta menjaga integritas dan identitas budaya daerah. Menurutnya, kemajuan sebuah daerah tidak hanya ditentukan oleh kekayaan alam, tetapi juga kualitas sumber daya manusianya.
“Jangan pernah merasa kalah karena berasal dari daerah. Dunia hari ini akan dimenangkan oleh mereka yang punya ide, karakter, dan kemauan terus belajar,” ujarnya.
Selain itu, Bupati juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menjadi tantangan serius di Kalimantan Tengah. Ia mengajak seluruh masyarakat menjaga lingkungan dan memperkuat semangat kebersamaan sesuai filosofi Huma Betang.
“Filosofi Huma Betang mengajarkan bahwa rumah besar hanya akan kokoh jika seluruh penghuninya saling menjaga, menjaga budaya, menjaga persatuan, menjaga lingkungan, dan menjaga masa depan generasi berikutnya,” tuturnya.
Pada akhir amanat, Bupati turut mengingatkan bahaya penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak masa depan generasi muda. Ia mengajak seluruh masyarakat, khususnya pemuda, untuk memperkuat pengendalian diri, memilih lingkungan positif, dan mengisi kegiatan dengan hal-hal yang bermanfaat.
“Pengendalian diri adalah benteng pertahanan paling tangguh. Jangan biarkan kerja keras dan harapan keluarga hancur hanya karena kenikmatan sesaat,” pungkasnya. (MMCSeruyan/IH)/Edt:UL
Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.