Sekilas Info
Kontribusi dari Diskominfo Kabupaten Seruyan, 05 Mei 2026 15:44, Dibaca 1,309 kali.
MMCKalteng – Kuala Pembuang – Pemerintah Kabupaten Seruyan melalui Dinas P3AP2KB melaksanakan launching Sekolah Lansia Tangguh “Seruni Ceria” di Kecamatan Seruyan Hilir Timur, Selasa (5/5/2026). Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Kartika Bhakti ini dihadiri langsung oleh Kepala Perwakilan (Kaper) BKKBN Provinsi Kalimantan Tengah, Sunarto, bersama unsur pemerintah daerah, aparatur desa, kader PKK, serta masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, disampaikan bahwa kehadiran Sekolah Lansia “Seruni Ceria” merupakan langkah strategis dalam memberikan ruang pembelajaran bagi para lanjut usia agar tetap aktif dan berdaya. Program ini tidak hanya berfokus pada peningkatan kesehatan fisik, tetapi juga mencakup aspek sosial, psikologis, ekonomi, dan rohani yang saling terintegrasi dalam membentuk lansia yang tangguh.
(Baca Juga : Monitoring BBM Bersubsidi, Wabup Seruyan Dorong Transparansi Distribusi)
“Sekolah lansia menjadi salah satu wadah dalam membentuk lansia tangguh dan mandiri karena tidak hanya sekadar mempelajari aspek fisik, namun juga memiliki keterkaitan antarelemen baik fisik, sosial psikologis, ekonomi dan rohani,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa tujuan utama dari program ini adalah mendorong para lansia agar tetap aktif dalam kehidupan sosial dan produktif di usia senja. “Tujuan kita melalui Dinas P3AP2KB adalah mewujudkan lansia tangguh. Kita ingin bapak/ibu lansia di sini tidak hanya berdiam diri di rumah, tetapi tetap aktif bersosialisasi, produktif dengan keterampilan baru, serta mandiri dalam menjaga kesehatan fisik maupun mental,” tambahnya.
Lebih lanjut dijelaskan, melalui kurikulum yang diterapkan di Sekolah Lansia “Seruni Ceria”, para peserta akan mendapatkan berbagai materi pembelajaran yang mendukung peningkatan kualitas hidup. Materi tersebut meliputi pemahaman tentang perawatan kesehatan fisik di usia lanjut, serta penguatan aspek sosial dan mental melalui interaksi positif di lingkungan sekitar.
“Melalui kurikulum yang ada di sekolah lansia ini, kami berharap para peserta dapat meningkatkan kesehatan, memahami cara merawat fisik agar tetap sehat di usia senja, serta meningkatkan sosial dan mental, seperti berinteraksi, mengurangi rasa jenuh atau kesepian, dan membangun rasa percaya diri agar tetap produktif,” jelasnya.
Kegiatan launching ini juga menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan berbagai pihak terkait dalam mendukung kesejahteraan lansia. Partisipasi aktif dari aparatur desa, kader PKK, serta elemen masyarakat menjadi kunci keberhasilan program ini ke depan.(MMCSeruyan/IH)/Edt:UL
Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.