Harlah ke-80 Muslimat NU, Wagub Edy Pratowo Tekankan Sinergi dan Penguatan Pemberdayaan

Kontribusi dari Ika Alqinaya, 23 April 2026 22:50, Dibaca 46 kali.


MMCKalteng – Palangka Raya – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo menghadiri Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-80 Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Tahun 2026 M/1447 H yang dirangkai dengan Halal Bihalal serta pelantikan Pimpinan Cabang Muslimat NU kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah. Kegiatan tersebut digelar di Aula UIN Palangka Raya, Kamis (23/4/2026).

Wagub Edy Pratowo menyampaikan ucapan selamat atas Harlah ke-80 Muslimat NU. Menurutnya, delapan dekade perjalanan organisasi ini merupakan bukti konsistensi, dedikasi, dan kontribusi besar dalam membangun umat, bangsa, dan negara.

(Baca Juga : Sekda Nuryakin Serahkan Sapi Limousin dan Gratiskan 1.000 Paket Pasar Murah di Kelurahan Beriwit, Murung Raya)

“Muslimat NU merupakan pilar penting dalam memperkuat ketahanan keluarga, pendidikan, dakwah, serta pemberdayaan perempuan. Peran ini sangat strategis dalam menjaga nilai-nilai keislaman yang moderat, rahmatan lil ‘alamin, sekaligus memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa,” ujarnya.

Ia menambahkan, momentum tasyakur ini menjadi sarana refleksi dan evaluasi untuk memperkuat komitmen dalam berkhidmat kepada umat. Selain itu, melalui Halal Bihalal diharapkan dapat mempererat silaturahmi serta memperkokoh ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah insaniyah.


“Saya juga mengajak seluruh jajaran Muslimat NU untuk terus bersinergi dengan pemerintah di berbagai bidang, baik sosial, pendidikan, kesehatan, maupun ekonomi, serta mendukung program yang menyentuh langsung masyarakat, terutama melalui Asta Cita dan Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS),” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, pelantikan Pimpinan Cabang Muslimat NU dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa selaku Ketua Umum Dewan Pembina PP Muslimat NU.

Dalam arahannya, Khofifah menyampaikan bahwa Harlah ke-80 Muslimat NU mengusung tema “Merawat Tradisi, Menguatkan Kemandirian, dan Meneguhkan Peradaban.” Ia menegaskan tiga hal penting yang harus menjadi komitmen bersama.

Pertama, merawat tradisi dengan terus menjaga amaliah Ahlussunnah wal Jamaah seperti majelis taklim, shalawat, dan tahlil sebagai penguatan spiritual umat.


Kedua, menguatkan kemandirian melalui semangat swadaya, penguatan koperasi, serta pemanfaatan berbagai program ekonomi umat untuk memperkuat kesejahteraan keluarga dan organisasi.

Ketiga, meneguhkan peradaban dengan mengambil peran sebagai agen perdamaian di tengah dinamika global, serta terus mendorong nilai-nilai kemanusiaan dan persatuan.

“Kita semua berharap Indonesia tetap menjadi negara yang damai, aman, dan sejahtera. Mari kita mulai dari diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar untuk menciptakan kedamaian tersebut,” tuturnya.

Adapun pengurus Pimpinan Cabang Muslimat NU yang dilantik berasal dari sejumlah kabupaten/kota di Kalimantan Tengah, yakni Kotawaringin Barat, Lamandau, Sukamara, Seruyan, Katingan, Barito Selatan, Barito Timur, serta Kota Palangka Raya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Administrasi Umum Setda Kalteng Sunarti, Rektor UIN Palangka Raya Ahmad Dakhoir, Ketua PWNU Kalteng Wahyudi F. Dirun, serta para alim ulama, tokoh masyarakat, dan jajaran pengurus Muslimat NU se-Kalimantan Tengah. (IAQ/Foto: Rdn)

Ika Alqinaya

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook