Sekilas Info
Kontribusi dari TIM NEWS, 18 April 2026 18:45, Dibaca 49 kali.
MMCKalteng – Palangka Raya – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kalimantan Tengah, Aisyah Thisia Agustiar Sabran, secara resmi menutup Malam Puncak Penganugerahan Pemilihan Duta Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 di Ballroom Hotel Aurila, Palangka Raya, Sabtu (18/4/2026) malam.
Dalam sambutannya, Aisyah menegaskan bahwa ajang Pemilihan Duta Bahasa bukan sekadar kompetisi, melainkan wadah strategis untuk membentuk generasi muda yang berkarakter, berbudaya, dan memiliki kepedulian terhadap bahasa di tengah arus digitalisasi.
(Baca Juga : Gubernur Lepas Ribuan Peserta Sabrun Night Run 5K Tahun 2025 )
“Di era digitalisasi dan maraknya penggunaan media sosial saat ini, banyak bermunculan bahasa gaul yang berpotensi menggerus bahasa Indonesia maupun bahasa daerah,” ujarnya.
Ia menambahkan, peran Duta Bahasa menjadi penting dalam mengutamakan penggunaan bahasa Indonesia, melestarikan bahasa daerah, serta menguasai bahasa asing guna menghadapi tantangan global. Selain itu, generasi muda juga diingatkan untuk memegang tiga nilai utama sebagai agen perubahan, yakni etika, pola pikir (mindset), dan karakter, serta bijak dalam bermedia sosial dan responsif terhadap program pemerintah.
Puncak acara ditandai dengan pengumuman pemenang Duta Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026. Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, gelar Terbaik 1 diraih oleh finalis Putra nomor urut 9 dan finalis Putri nomor urut 16. Para pemenang menerima penghargaan berupa uang pembinaan sebesar Rp6.000.000, trofi, piagam, serta paket pendampingan menuju tingkat nasional, yang diserahkan langsung oleh Aisyah didampingi Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah, Sukardi Gau.
Selain kategori utama, panitia juga mengumumkan sejumlah penghargaan atribut, di antaranya Duta Bahasa Persahabatan (nomor 20), Busana Terbaik (Putra nomor 10 dan Putri nomor 11), Berbakat (Putra nomor 3 dan Putri nomor 14), serta Favorit (Putra nomor 6 dan Putri nomor 19), termasuk penetapan pemenang berjenjang dari Terbaik 6 hingga Terbaik 2.
Aisyah berpesan kepada para pemenang agar menjadikan gelar yang diraih sebagai awal tanggung jawab untuk membawa nama baik daerah. “Kalian tidak hanya membawa diri kalian, tetapi juga membawa wajah pemerintah dan masyarakat Provinsi Kalimantan Tengah,” tegasnya.
Acara yang dihadiri para tamu undangan dengan balutan busana batik nasional ini juga dimeriahkan penampilan dongeng musikal anak inklusif persembahan Huma Sarita Kalteng bertajuk “Menyatukan Nada dalam Sunyi Merajai Panggung dalam Harmoni” yang berhasil memukau para hadirin.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah beserta jajaran, Sekretaris TP-PKK Provinsi Kalimantan Tengah, perwakilan perangkat daerah terkait, dewan juri, serta seluruh finalis Duta Bahasa. (TRA/Foto:TND)