Sekilas Info
Kontribusi dari Diskominfo Kabupaten Seruyan, 13 April 2026 15:01, Dibaca 72 kali.
MMCKalteng – Kuala pembuang – Pemerintah Kabupaten Seruyan menggelar Rapat Teknis Pengendalian Inflasi Mingguan yang dipimpin oleh Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sukardi, bertempat di Ruang Rapat Asisten Sekretariat Daerah Seruyan, Senin (13/4/2026). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai langkah strategis dalam memperkuat pengendalian inflasi daerah, khususnya pasca Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idulfitri 1447 H.
Dalam rapat tersebut, dibahas berbagai langkah konkret guna memastikan ketersediaan pasokan bahan pokok serta kelancaran distribusi di seluruh wilayah Kabupaten Seruyan. Fokus perhatian diarahkan pada wilayah dengan tingkat mobilitas dan kebutuhan tinggi, seperti Kecamatan Seruyan Hilir dan Seruyan Hilir Timur. Pemerintah daerah menilai stabilitas harga dan ketersediaan barang menjadi faktor kunci dalam menjaga daya beli masyarakat pasca perayaan hari besar.
(Baca Juga : Virtualisasi E-Learning)
Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan dalam arahannya menegaskan pentingnya sinergi antarperangkat daerah dalam menjaga stabilitas inflasi. Ia menyampaikan bahwa seluruh program yang dijalankan harus mengacu pada perencanaan yang telah ditetapkan.
“Seluruh materi yang disampaikan harus mengacu pada roadmap Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Seruyan Tahun 2026 serta Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) masing-masing perangkat daerah, sehingga pelaksanaan program dapat berjalan selaras dan terukur,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia juga menekankan perlunya pengawasan langsung terhadap kondisi riil di lapangan, khususnya terkait stok komoditas di tingkat distributor. Menurutnya, langkah ini penting untuk mengantisipasi potensi lonjakan harga dan kelangkaan barang.
“Kita tidak hanya mengandalkan laporan, tetapi perlu melakukan pengawasan langsung terhadap kondisi stok di lapangan. Ini penting agar kita bisa mengambil langkah cepat dan tepat dalam menjaga stabilitas harga,” tegasnya.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan peninjauan lapangan dikoordinasikan oleh Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Seruyan. Upaya ini diharapkan mampu memastikan distribusi barang berjalan lancar serta ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat tetap terjaga.
Sementara itu, Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah Kabupaten Seruyan selaku Sekretariat TPID turut berperan aktif dalam mendukung kelancaran kegiatan. Mereka bertanggung jawab dalam menyiapkan data, bahan, dan dokumen pendukung guna menghasilkan rumusan kebijakan yang tepat sasaran dan efektif.
“Peran sekretariat sangat penting dalam memastikan seluruh data yang disajikan akurat dan dapat menjadi dasar dalam pengambilan kebijakan yang tepat,” ungkap salah satu perwakilan dalam rapat.
Hasil dari rapat teknis ini nantinya akan menjadi perhatian seluruh anggota TPID Kabupaten Seruyan dan dilaporkan kepada Bupati Seruyan selaku Ketua TPID. Laporan tersebut akan menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan langkah strategis pengendalian inflasi daerah ke depan.
Selain membahas kondisi terkini, rapat juga menyinggung persiapan pelaksanaan Rapat Koordinasi dan Evaluasi Pengendalian Inflasi Triwulan I Tahun 2026. Seluruh perangkat daerah terkait diminta untuk segera menyiapkan data dan informasi yang komprehensif.
“Setiap perangkat daerah harus menyiapkan laporan capaian program Triwulan I, kendala yang dihadapi, serta rencana kegiatan pada Triwulan II. Hal ini penting untuk memastikan kesinambungan program dan kesiapan menghadapi tantangan ke depan,” tambahnya.
Dengan adanya rapat teknis ini, Pemerintah Kabupaten Seruyan berharap pengendalian inflasi dapat dilakukan secara lebih terarah, terpadu, dan berkelanjutan, sehingga mampu menjaga stabilitas ekonomi daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (MMCSeruyan/IH)/Edt:UL
Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.