Sekilas Info
Kontribusi dari Diskominfo Barito Selatan, 22 Desember 2025 09:10, Dibaca 2,261 kali.
MMCKalteng - Buntok - Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Barito Selatan (Barsel) Eko Hermansyah membuka secara resmi acara Sosialisasi Penyusunan Dokumen Kajian Risiko Bencana (KRB) Kabupaten Barito Selatan Tahun 2026-2030 di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Selatan yang digelar di Aula BPBD Kabupaten Barsel, Senin (22/12/2025).
Membacakan sambutan Pj Sekda Kabupaten Barsel Ita Minarni, Asisten III mengatakakan pentingnya dokumen Kajian Risiko Bencana (KRB) sebagai dasar yang kuat dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana di wilayah Kabupaten Barito Selatan.
"Penanggulangan bencana di daerah membutuhkan dasar yang kuat dalam pelaksanaanya, salah satu dasar tersebut adalah tersedianya dokumen kajian risiko bencana," ujarnya.
(Baca Juga : 73.561 Jiwa Masyarakat Kalteng Didaftarkan Program JKN-KIS)
Dokumen Kajian Risiko Bencana yang telah disusun tidak hanya menjadi dokumen administrasi semata, tetapi benar-benar dapat dimanfaatkan sebagai dasar perencanaan pembangunan daerah, upaya pengurangan risiko bencana, serta bahan pengambilan kebijakan yang lebih tepat, terukur dan berkelanjutan di Kabupaten Barito Selatan.
KRB merupakan proses untuk mengidentifikasi, menilai, dan memahami potensi dampak negatif (kerugian) yang timbul akibat bencana di suatu wilayah, dengan mempertimbangkan faktor bahaya, kerentanan, dan kapasitas suatu daerah terhadap bencana.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Barito Selatan dan seluruh masyarakat, saya mengucapkan terimakasih dan penghargaan setulusnya kepada seluruh personel BPBD, semoga pengabdian yang diberikan bermanfaat dan menjadi amal ibadah," tutup Eko.
Sementara itu Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Barito Selatan Agus In Yulius melaporkan bahwa hasil dari KRB disajikan dalam bentuk dokumen dan peta yang berfungsi sebagai dasar untuk merancang strategi penanggulangan bencana yang efektif dan terpadu, sehingga daerah menjadi lebih tangguh terhadap bencana.
Dalam berbagai kejadian, baik bencana alam maupun kondisi darurat lainnya, BPBD selalu hadir dengan respon cepat di lapangan.
"Demikian halnya penanganan pohon tumbang, banjir, kebakaran lahan serta gangguan lain yang mengancam keselamatan masyarakat," tukas Agus.(diskominfo-SPBarsel//5R1) foto:BU5/Edt:UL
Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.