BPPK Kemenlu RI Gelar Forum Kajian Kebijakan Luar Negeri

Kontribusi dari Ari Purna Prahara, 26 Februari 2019 12:19, Dibaca 536 kali.


MMCKalteng – Badan Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan Kementerian Luar Negeri (BPPK Kemenlu RI) gelar Forum Kajian Kebijakan Luar Negeri (FKKLN) dengan tema “Outbound Investment and Strategi Ekspor Indonesia ke Kawasan Asia Selatan dan Tengah”. Acara di gelar di ruang sebangau 3 dan 4, Swiss-belhotel danum, Kota Palangka Raya (26/2).

Turut hadir Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Sugianto Sabran yang diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kalteng Fahrizal Fitri, S.Hut., M.P, Kepala BPPK Kemelu RI Dr. Siswo Pramono, LL.M, Pejabat Kementerian Koordinator Perekonomian beserta jajaran, Kepala OPD terkait, Direktur BUMN, asosiasi, swasta di Kalteng, para pelaku usaha serta para tamu undangan.

(Baca Juga : Negatif! Terduga Pasien Novel CoronaVirus di RSUD dr. Doris Sylvanus dipulangkan)

Dalam Sambutan Gubernur yang dibacakan Sekda Fahrizal Fitri menyampaikan, jika dilihat dari aspek sumber daya alam, Kalteng dengan luas sekitar 1,5 Pulau Jawa mempunyai potensi sumber daya alam yang cukup melimpah, antara lain perkebunan, pertambangan, kelautan dan perikanan.

Potensi perkebunan yang ada di Kalteng, antara lain: kelapa sawit, karet, lada, kelapa dalam, kopi dan kakao. Potensi pertambangan yang ada di Kalteng terdiri dari batubara, bijih besi, bauksit, zircon dan bahan galian C lainnya yang sebagian besar dikelola oleh Perusahaan Pertambangan. Sedangkan sektor kelautan dan perikanan provinsi Kalteng mempunyai garis pantai sepanjang 750 km, yang terdapat di tujuh kabupaten pesisir di Kalteng yaitu di Kab. Kotawaringin Barat, Kab. Sukamara, Kab. Kotawaringin Timur, Kab. Seruyan, Kab. Katingan, Kab. Kapuas serta Kab. Pulang Pisau, lanjutnya.

Melalui kegiatan ini diharapkan memperoleh masukan dan rekomendasi terkait strategi dan langkah untuk mendorong dan meningkatkan ekspor ke kawasan Asia Selatan dan Tengah, peluang outbound investment di kawasan Asia Selatan dan Tengah yang dapat dimanfaatkan oleh BUMN, strategi dan terobosan yang dapat dilakukan untuk meningkatkan ekspor dan outbound investment Indonesia ke kedua kawasan tersebut, tutup Fahrizal Fitri. (ARP/Foto:ASEP)

 

Ari Purna Prahara

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner
Mari Jaga Lingkungan Kita.
Kalteng Bicara Baik.

Facebook