Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan: Virus ASF Hanya Menyerang Ternak Babi, Tidak Dapat Menular ke Hewan Lain

Kontribusi dari DINAS KOMINFOSANTIK KAB. GUMAS, 20 Oktober 2021 21:57, Dibaca 163 kali.


MMCKalteng - Gunung Mas - Banyaknya hewan ternak jenis babi yang sakit dan mati di beberapa daerah termasuk di wilayah Kabupaten Gunung Mas diakibatkan oleh serangan virus ASF (African Swine Fever).

"Penularan virus ASF tersebut hanya menyerang ternak jenis babi dan tidak dapat menular ke hewan ternak lainnya apalagi manusia," ucap dokter hewan sekaligus Kabid peternakan dan kesehatan hewan Kabupaten Gunung Mas Yuliana Elisabet, di ruang kerja, Selasa (19/10/2021).

(Baca Juga : GOW Kabupaten Kapuas Peduli Covid-19 Salurkan Bantuan)

Menurutnya, untuk ASF tidak dapat menular meski dagingnya dikonsumsi, hanya saja secara etika dari kesehatan masyarakat veteriner kita harus mengkonsumsi daging hewan yang sehat. Ia juga menjelaskan jika sampai dengan 11 Oktober di Kabupaten Gunung Mas ada 343 ekor ternak babi yang dilaporkan sakit, 206 ekor yang mati karena sakit dan 47 ekor mati dipotong karena terlihat sakit.

"Sebenarnya masih banyak kasus, hanya saja tidak terlapor oleh masyarakat karena sebagian besar langsung dipotong dan dikonsumsi," ungkapnya.

Di Kabupaten Gunung Mas sendiri belum bisa dipastikan penyebab sakitnya hewan ternak jenis babi tersebut akibat terserang virus ASF, karena masih menunggu hasil pengambilan sampel. Namun dalam gejala yang terjadi mengarah ke penyakit ASF.

Upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Gunung Mas dalam mengantisipasi penyebaran virus tersebut saat ini dengan melakukan penyuluhan untuk masyarakat berupa pentingnya kebersihan kandang dan sekitarnya, serta pemberian pakannya pun bukan yang mentah dan bukan makanan sisa. "Walaupun makanan sisa harus dimasak lagi atau dipanaskan agar virus tersebut tidak menyebar melalui makanannya," pungkasnya. (Hendi / Foto: Hendi)

DINAS KOMINFOSANTIK KAB. GUMAS

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook