Kalteng Kejar Target Merdeka Signal Akhir 2022

Kontribusi dari Widia Natalia, 15 September 2021 17:56, Dibaca 104 kali.


MMCKalteng – Palangka Raya – Plt Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (DiskominfoSantik) Prov. Kalteng Agus Siswadi mengatakan sesuai arahan Presiden RI H. Joko Widodo, saat ini upaya merdeka sinyal di wilayah Kalteng masih terus dilakukan termasuk di wilayah Food Estate yang menjadi prioritas peningkatan sinyal dan jaringan internet. Hal ini disampaikan pada acara orientasi cara cerdas menggunakan media sosial yang diselenggarakan PWI Kalteng di Hotel Neo Palma, Palangka Raya, Selasa (14/9/2021).

Lebih lanjut Agus Siswadi mengatakan, sampai saat ini di seluruh wilayah Kalteng, masih terdapat 400 lebih titik blank spot atau tempat yang belum tersentuh oleh sinyal komunikasi. Kondisi blank spot ini sendiri terbagi dua yakni hanya terdapat sinyal untuk telepon dan pesan singkat serta tidak dapat mengakses internet sebanyak 225 titik dan sisanya lokasi yang sinyal internet belum berjaringan 4G. Wilayah yang paling banyak terdapat titik blank spot yakni Kabupaten Murung Raya dan Kabupaten Lamandau. Kondisi ini dipengaruhi oleh kondisi geografis.

(Baca Juga : Plt. Sekretaris Daerah Kalteng Hadiri Rapat Koordinasi Analisa dan Evaluasi Percepatan Penyerapan APBD TA 2021 dan Pemulihan Ekonomi Nasional di Masa Pandemi Covid-19 )

Tidak hanya di dua Daerah tersebut, daerah lain yang masih terdapat blank spot juga akan terus dilakukan peningkatan guna mengejar target Kalteng merdeka sinyal pada akhir 2022 tercapai. Penguatan tersebut dilakukan langsung oleh para operator seluler secara langsung.

Khusus untuk wilayah Kabupaten Seruyan penguatan sinyal dan jaringan internet dilakukan langsung oleh Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) yang merupakan kepanjang tanganan Kominfo. Kabupaten Seruyan masuk kategori daerah Terdepan, Terpencil dan Tertinggal (3T) untuk wilayah Kalteng. Pada tahun 2021 ini, di Kabupaten Seruyan juga dibangun 28 menara Base Transceiver Station (BTS) dan akan melayani 96 persen masyarakat terkait jaringan internet.(foto:Fajrin)

Widia Natalia

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook