Taat Prokes Covid-19, Demi Memutus Mata Rantai Penyebaran di Kalteng

Kontribusi dari Rikah Mustika, 22 Juni 2021 11:18, Dibaca 188 kali.


MMCKalteng – Palangka Raya – Dalam dua minggu terakhir, kasus positif Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di beberapa daerah di Indonesia melonjak cukup tinggi. Di Kalimantan Tengah (Kalteng) saat ini juga mengalami kenaikan kasus Covid-19, namun masih bisa dikendalikan oleh pemerintah daerah setempat.

Direktur Utama RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya, dr. Yayu Indriaty, SP. KGA mengatakan, selama masyarakat tidak menjaga, membatasi pergerakan dan menerapkan protokol kesehatan (prokes), tidak menutup kemungkinan Kalteng bisa seperti daerah lain dimana kasus Covid-19 sulit dikendalikan penyebarannya. Hal itu ia sampaikan saat mengisi acara Selamat Pagi Tambun Bungai dalam Dialog Pagi di studio TVRI Kalteng, Selasa (22/6/2021).

(Baca Juga : Peran Tokoh Agama Cegah Covid-19 di Lingkungan Gereja )

“Kita seharusnya cuma waspada, tidak takut. Tapi kita waspada dengan lingkungan sekitar kita, keluarga kita terutama, agar kita jaga untuk tidak tertular penyakit ini,” ucapnya.

dr. Yayu menjelaskan bahwa keadaan RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya dalam 2 minggu terakhir ini terjadi peningkatan kasus yang cukup memprihatinkan, sebab angka hunian di rumah sakit itu sudah mencapai 100%. Artinya, dari 82 tempat tidur yang tersedia saat ini sudah penuh terisi.

“Dari sejak awal pandemi, kita sudah membuat Kontigensi Plan atau rencana penanganan apabila terjadi keadaan yang tidak kita diinginkan dimana terjadi lonjakan, sehingga ada rencana A, B, C yang kita terapkan apabila terjadi lonjakan seperti 2 minggu ini,” katanya.

Beberapa rencana tersebut, lanjutnya, yaitu melakukan koordinasi dengan kabupaten/kota agar bisa melakukan perawatan pasien Covid-19 di tempat asalnya dengan lebih baik dan menambah ketersediaan jumlah tempat tidur yang ada di rumah sakit. Meski begitu, dr. Yayu mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan blocking atau pemisahan antara pasien Covid-19 dan pasien non Covid-19. 

Terkait sarana dan prasarana di Doris Sylvanus Palangka Raya, dr. Yayu menyebut saat ini peralatan yang ada di rumah sakit telah mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, seperti adanya ventilator atau alat yang memiliki tekanan oksigen cukup tinggi, plasma convalescent, dan hemodialysis.

“Kepada masyarakat Kalimantan Tengah, kita sama-sama menjaga wilayah kita, menjaga perbatasan kita, menjaga pintu masuk kita, dan menjaga kita semua yang ada di Provinsi ini dengan keluarga kita juga yang rentan agar tidak terjadi penularan secara masif yang tidak kita inginkan. Dimana apabila terjadi lonjakan yang luar biasa maka bisa dikatakan kita akan lumpuh baik dari segala aspek sosial yang ada di masyarakat,” harapnya. 

Ia mengimbau agar seluruh masyarakat Kalteng apabila keluar rumah selalu menggunakan masker dengan benar, sebab masker adalah pertahanan. Selain itu, ia juga mengimbau untuk menjaga jarak minimal 1 meter antara 1 orang dengan yang lainnya. (Rkh / Foto: TVRI Kalteng)

Rikah Mustika

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook