Kelompok Wanita Pengolah Limbah Hasil Perikanan Mendukung Peningkatan Perekonomian dan Pengelolaan Lingkungan Pesisir Kalimantan Tengah

Kontribusi dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Tengah, 22 Juni 2021 11:05, Dibaca 214 kali.


Desa Ujung Pandaran Kabupaten Kotawaringin Timur di daerah pesisir, laki-laki sebagai kepala rumah tangga umumnya berperan sebagai nelayan menangkap ikan di laut untuk mata pencaharian, sementara istri kebanyakan tidak mempunyai pekerjaan lain selain mengurus rumah tangga. Hal ini sangat disayangkan mengingat perempuan selain menjadi ibu rumah tangga juga turut berperan untuk membantu meningkatkan ekonomi keluarganya.   

Akselerasi peningkatan ekonomi masyarakat di wilayah pesisir diharapkan dapat lebih cepat dicapai dengan membentuk kelompok ekonomi masyarakat pesisir. Kelompok khusus yang terbentuk ini dapat diberikan pembinaan secara menyeluruh, terstruktur dan terencana sesuai dengan prinsip pemberdayaan yaitu helping the poor to help themselves (menolong orang yang tidak mampu agar berdaya untuk menolong diri sendiri). Kelompok ekonomi yang terbentuk perlu didukung dengan membuka akses terhadap informasi permodalan dan peningkatan keterampilan teknis masyarakat. Kegiatan yang telah dilaksanakan pada tanggal 19-20 April 2018 yang lalu, bertujuan untuk mendukung kelompok ekonomi masyarakat pesisir berupa pelatihan akses permodalan dan pelatihan keterampilan pengolahan hasil limbah perikanan.

(Baca Juga : Belajar Saat Waktu Puncak)

Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, melibatkan peran perempuan dan laki-laki, dimana partisipasi perempuannya lebih dominan jumlahnya. Kegiatan Pelatihan Akses Permodalan Masyarakat Pesisir diharapkan dapat memberikan pengetahuan tentang akses permodalan sehingga masyarakat dapat mengakses modal dari lembaga keuangan yang resmi seperti Bank BNI dan Dinas Koperasi untuk mendukung produktivitasnya dan mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap jeratan lintah darat. Sementara itu, pelatihan peningkatan keterampilan menjadi rangkaian yang tidak terpisah dari kegiatan Pelatihan Akses Permodalan Masyarakat Pesisir, dimana masyarakat pesisir yang dilibatkan dalam pelatihan ini diberikan keterampilan untuk menghasilkan produk bernilai jual yang berasal dari bahan lokal seperti sisa hasil pengolahan produk perikanan. Setelah pelatihan dilaksanakan, para peserta pelatihan memperoleh keterampilan membuat berbagai bentuk suvenir seperti rangkaian bunga, gantungan kunci, dan asbak rokok yang bahan dasarnya berupa kulit kerang, kulit ikan, limbah batok kelapa, dan kayu yang terdampar di pantai. Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap upaya wanita pesisir dalam memperbaiki perekonomian keluarga sekaligus dapat mengurangi tekanan terhadap kerusakan lingkungan di wilayah pesisir.

Untuk mendukung keseimbangan peran wanita dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat maka diperlukan adanya perencanaan kegiatan yang bersifat responsif gender. Pada tahun 2021, kegiatan akses permodalan dan pelatihan keterampilan pengolahan limbah hasil perikanan dari Dislutkan Kalteng dinominasikan sebagai salah satu kegiatan bersifat inovatif dalam penilaian Anugerah Parahita Ekapraya Provinsi Kalimantan Tengah. (Lee)

Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Tengah

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Artikel
Artikel
Artikel
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook