Dialog Publik Mengenai Ketransmigrasian di Kalimantan Tengah
  • Kontribusi dari WIDIANATALIA, 07 November 2018 13:14, Dibaca 40 kali.

MMCKalteng -  Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Tengah menggelar acara Dialog Publik Tentang Ketransmigrasian di Kalimantan Tengah di Aula Eka Hapakat, Rabu (07/11).

Dialog Publik Tentang Ketransmigrasian dihadiri oleh Gubernur Kalimantan Tengah H. Sugianto Sabran, Direktur Perencanaan Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi Ditjen PKP2T Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi RI Dr. R. Bambang Widyatmiko, S.Si, MT, Direktur Pembangunan Pengembangan Sarana dan Prasarana Kawasan Transmigrasi Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi RI Dr. Sigit Mustofa N, ST, MM, Guru Besar Geografi Perdesaan Universitas Gajah Mada Yogyakarta Prof. Dr. R. Rinjata, M. Sc, Ketua Komisi Informasi Provinsi Kalimantan Tengah Dr. Mambang I. Tubil, SH, M. AP dan Dosen Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya Dr. Ir. Suharno, M.P. Kegiatan ini juga diikuti oleh Bupati/Walikota Se-Kalimantan Tengah yang didampingi oleh Perangkat Daerah terkait pada wilayah masing-masing serta para tokoh DAD Provinsi dan Kabupaten/Kota Se- Kalimantan Tengah dan Perangkat Daerah terkait pada Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota.

(Baca Juga : Event Tahunan “Kalteng Trade Expo 2018” Berlangsung Meriah Dan Sukses)

Diadakannya kegiatan ini bertujuan guna tercapainya kesepakatan berbagai pihak terhadap rencana membuka kembali Program Transmigrasi di Kalimantan Tengah dalam rangka mendukung program food estate sebagai bahan masukan dan pertimbangan bagi Gubernur Kalimantan Tengah dalam mengambil dan memutuskan kebijakan, pungkas Fahrizal Fitri, S.Hut., MP dalam menyampaikan laporan Dialog Publik Tentang Ketransmigrasian.

Acara dibuka secara resmi oleh Gubernur Kalimantan Tengah H. Sugianto Sabran, dalam sambutannya beliau menyampaikan di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah memiliki potensi sumber daya alam yang sangat besar, sehingga masih sangat terbuka untuk dapat dimanfaatkan secara baik. Saat ini sudah terindenfikasi pengembangan potensi ekonomi yang dibagi menjadi 3 (tiga) zona yaitu zona 1 (satu) wilayah Barat dengan potensi pengembangan kelapa sawit, pertambangan, perikanan tangkap, pariwisata, kopi, tebu dan pertanian tanaman pangan hortikultura. Zona 2 (dua) berada di wilayah tengah dengan potensi pertanian tananman pangan dan hortikultura, kopi, sawit, tebu, padi organik dan tambang. Dan untuk zona 3 (tiga) berada di wilayah timur dengan potensi tambang, hasil hutan, karet, kopi, cokelat, tebu, sawit, pertanian tanaman pangan dan hortikultura serta ekowisata. Sedangkan potensi perkebunan yang sudah dikembangkan di Kalimantan Tengah terdiri dari kelapa sawit, karet, kelapa dalam, kopi, kakao dan lada.

Sugianto Sabran selaku Gubernur Kalimantan Tengah setuju dan terbuka untuk transmigrasi namun dengan harapan tetap menghargai penduduk asli Kalimantan Tengah serta dapat menjaga budaya Suku Dayak, masalah politik dan keadilan terhadap masyarakat Suku Dayak, agar tidak terjadi ketimpangan dan permusuhan etnis. Kedepannya, ketika masuknya transmigrasi disepakati diharapkan dapat membangun perekonomian di Kalimantan Tengah. (Foto:Ega)


Berita Terbaru

Berita Lainnya +