Perkembangan Terkini Bencana Banjir di Prov. Kalteng

Kontribusi dari BPBPK PROV KALTENG, 26 Mei 2021 12:40, Dibaca 292 kali.


MMCKalteng – Palangka Raya - Perkembangan terkini kejadian banjir yang terjadi di beberapa Kecamatan di Provinsi Kalimantan Tengah (Prov. Kalteng) pada saat ini yang telah merendami sebagian wilayah yang terdampak sudah mengalami surut.

Plt. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Prov. Kalteng Erlin Hardi mengatakan, “Perkembangan terkini kejadian banjir di Kabupaten Kapuas, total masyarakat yang terdampak sebanyak 6.608 Kepala Keluarga (KK), sebanyak 4.835 unit rumah yang terendam, sebanyak 18 unit rumah ibadah, sarana pendidikan sebanyak 16 unit, sarana kesehatan sebanyak 1 unit, dan sebanyak 12 titik akses jalan," ucapnya, Rabu (26/5/2021). 

(Baca Juga : Tingkatkan Mutu Pelatihan, LAN RI Visitasi Akreditasi Diklat di BPSDM Prov. Kalteng Secara Virtual)

“Dari Kabupaten Barito Utara kondisi terkini banjir yang terjadi, Pemerintah Daerah Kabupaten Barito Utara bersama dengan instansi terkait telah melakukan pendataan terhadap masyarakat yang terdampak banjir serta melakukan pemantauan secara berkala bersama dengan pihak Kecamatan dan Desa. Kondisi pada saat ini air sudah mulai menurun atau sudah mulai surut. Kejadian banjir di Kabupaten Lamandau Kecamatan Bulik, di Desa Sei Liku mengakibatkan akses jalan penghubung desa tidak bisa dilalui. Selain itu, tidak ada rumah warga terdampak banjir  dan kondisi terkini, air masih bertahan dengan ketinggian debit air 70cm-85cm. Upaya yang dilakukan BPBD bersama dengan instansi terkait Kabupaten Lamandau, masih melakukan pemantauan secara berkala,“ sambungnya. 

“Kondisi banjir yang terjadi di Kabupaten Pulang Pisau, di Kecamatan Banama Tinggang sudah mengalami surut. Sementara ini banjir yang terjadi di Jalan Trans Kalimantan-Kuala Kurun, Desa Balukun, Desa Penda Barania dan Desa Tanjung Sangalang Kecamatan Kahayan Tengah masih dalam pendataan dan mengalami kenaikan debit air dengan ketinggian 25cm pada titik terdalam di lokasi banjir. Upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Pulang Pisau dalam hal ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan pihak aparat Kecamatan dan Desa," tambahnya. 

“Kejadian banjir yang terjadi di Kabupaten Murung Raya terjadi di Desa Muara Sumpoi, Kelurahan Puruk Cahu Seberang, Desa Juking Panjang, Kecamatan Murung. Banjir di Desa Muara Sumpoi saat ini merendam akses jalan dan jembatan menuju Desa, untuk masyarakat masih bisa beraktivitas seperti biasa. Di Desa Puruk Cahu Seberang Desa Juking Pajang merupakan desa langganan banjir, untuk saat ini belum ada rumah penduduk yang terendam, akan tetapi dalam kondisi waspada dikarenakan debit DAS Barito saat ini masih mengalami peningkatan. Upaya yang dilakukan BPBD Kabupaten Murung Raya melakukan pemantauan secara berkala," tutupnya. (Hlm.26/5/2021 / DewiS / foto / Data: PusdalopsPBKalteng)

BPBPK PROV KALTENG

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook