Sekda Fahrizal Fitri Hadiri Rapat Koordinasi Sinkronisasi Program Pengembangan Food Estate di Provinsi Kalteng

Kontribusi dari Widia Natalia, 16 April 2021 19:01, Dibaca 229 kali.


MMCKalteng – Palangka Raya – Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah (Prov. Kalteng) Fahrizal Fitri mewakili Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran mengahadiri Rapat Koordinasi Sinkronisasi Program Pengembangan Food Estate di Prov. Kalteng. Rapat Koordinasi diikuti Sekretaris Daerah Prov. Kalteng secara virtual melalui video conference dari Aula Serba Guna, Istana Isen Mulang, Jumat (16/4/2021).


Rapat dipimpin langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan. Hadir mengikuti Rapat diantaranya Menteri PUPR, Menteri Desa dan PDTT, Menteri ATR/ Kepala BPN, Kepala Staf Kepresidenan dan Wakil Menteri BUMN I.Dari Pemerintah Daerah diikuti oleh Bupati Kapuas.

(Baca Juga : Gelar Karya Kalteng Resmi Dibuka)

Rapat kali ini merupakan tindaklanjut hasil rekomendasi pada Rapat Koordinasi Tingkat Menteri tanggal 14 April 2021 lalu.

Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan hasil tindak lanjut Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah pada Program Pengembangan Food Estate di Prov. Kalteng. Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan salah satu kunci keberhasilan diwilayah eks-PLG adalah tata kelola air yang baik (kuantitas dan kualitas air). Kementerian PUPR agar dapat segera menyelesaikan rehabilitasi dan peningkatan jaringan irigasi, termasuk pemasangan pintu-pintu masuk air.

Luhut Binsar Pandjaitan menambahkan perencanaan yang terintegrasi dan selaras antara pembangunan jaringan irigasi, kemampuan penanaman, Alsintan dan pengadaan SDM petani. Selain itu, perlu penyusunan program terpadu intuk kapasitas oeningkatan SDM dan pendampingan petani, menggunakan tenaga penyuluh pertanian, tenaga pendamping Desa, off-taker maupun dari program kampus merdeka.

Lebih lanjut Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan terkait pengembangan kegiatan pendukung seperti pertanian hortikultura, penghasilan petani darj produksi pertanian sawah padi yang utama, keberadaan Badan Layanan Umum (BLU) akan menciptakan ekosistem untuk keberlanjutan pengelolaan food estate yang terintegrasi. BLU akan menjadi regulator off taker, Bank dan research center serta perlu dikaji teknologi budidaya yang lebih baik sehingga dapat meningkatkan produktivitas padi dalam waktu yang lebih singkat.

Pada kesempatan tersebut Sekretaris Daerah Kalteng Fahrizal Fitri melaporkan terkait program Pemerintah Provinsi dalam peningkatan infrastruktur jalan dalam mendukung kegiatan food estate yang dianggarkan melalui APBD Provinsi Tahun 2020-2021 MYC yakni peningkatan jalan Kuala Kapuas-Palingkau, peningkatan jalan Palingkau-Dadahup, peningkatan jalan Dadahup/G1- A5 dan peningkatan jalan Dadahup-Lamunti. Untuk Tahun 2021 telah dianggarkan kembali menggunakan APBD Provinsi, yakni peningkatan jalan Dadahup-Lamunti dengan kontruksi aggregat +HRS-WC.(WDY/Foto:Yudis)

Widia Natalia

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook