Peranan Dharma Wanita Persatuan Dalam Program Penurunan Stunting Di Kalimantan Tengah

Kontribusi dari Widianatalia, 19 Oktober 2018 14:54, Dibaca 1,390 kali.


MMCKalteng – Stunting adalah kondisi gagal pertumbuhan pada anak (pertumbuhan tubuh dan otak) akibat kekurangan gizi dalam waktu yang lama. Hal inilah yang melatar belakangi Dharma Wanita Persatuan Provinsi Kalimantan Tengah mengadakan Workshop mengenai “Peran Dharma Wanita Persatuan Membantu Pencegahan dan Penanggulangan Stunting” di Istana Isen Mulang Rumah Jabatan Gubernur Kalimantan Tengah, Jumat (19/10). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Asisten II Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Sekda Provinsi Kalimantan Tengah Drs. H. Nurul Edy, M.Si mewakili Gubernur Kalimantan Tengah, Ketua DWP Provinsi Kalimantan Tengah Ir. Liseptie Erman P. Ranan, Penasihat DWP Provinsi Kalimantan Tengah Yulistra Ivo Azhari Sugianto Sabran serta diikuti oleh peserta Ketua dan pengurus DWP Kabupaten/Kota Se- Kalimantan Tengah dan Ibu-ibu Ketua Organisasi Wanita Lingkup Provinsi Kalimantan Tengah.

Ketua Umum DWP Pusat Republik Indonesia Wien Ritola Tasmaya menyampaikan, di Indonesia masih menghadapi permasalahan gizi yang berdampak serius terhadap Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Salah satu masalah gizi yang menjadi perhatian utama saat ini adalah masalah tingginya anak balita pendek atau yang disebut dengan Stunting. Ada 3 (tiga) hal cara pencegahan Stunting yaitu melalui pola makan yang memenuhi kebutuhan gizi, pola asuh yang melalui aspek perilaku dan sanitasi dan akses air bersih. Rendahnya akses terhadap pelayanan kesehatan termasuk sanitasi dan air bersih sehingga mendekatkan anak terhadap risiko ancaman penyakit infeksi. (Foto:Ega)

(Baca Juga : Pentingnya Pembinaan SDM Statistik Sektoral)

 

Widianatalia

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook