Isbath Nikah se Kabupaten Lamandau

Kontribusi dari Fransesa, 18 Oktober 2018 10:10, Dibaca 499 kali.


MMCKalteng - Pemerintah Daerah Kabupaten Lamandau melalui Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Lamandau melaksanakan program Isbath Nikah se Kabupaten Lamandau Tahun 1440 H / 2018 M yang dilaksanakan di Nanga Bulik, bertempat di Aula Hotel Putri Tunggal Nanga Bulik. Kamis (18/18) pada pukul 08.00 WIB.

Pada pembukaan Isbath Nikah, Wakil Bupati Lamandau Riko Porwanto, S.STP dalam sambutannya menyampaikan "Kegiatan Isbath Nikah ini  merupakan salah satu dari pengamalan amanat Undang-Undang Republik Indonesia dimana disebutkan bahwa tiap-tiap Perkawinan dicatat menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku selain itu juga Program ini merupakan bentuk dari kepedulian Pemerintah Daerah Kabupaten Lamandau kepada Masyarakatnya terutama yang sudah berkeluarga tetapi tidak/belum mempunyai buku nikah", ujarnya.

(Baca Juga : Komitmen Edukasi Masyarakat Kelola Sampah)

Beliau menghimbau agar seluruh masyarakat Kabupaten Lamandau yang akan melangsungkan pernikahan untuk tidak lupa mendaftarkan terlebih dahulu kepada petugas pencatat Nikah dan bagi pasangan yang sudah menikah tetapi tidak/belum memiliki buku nikah agar segera didaftarakan melalui kecamatan masing-masing dan diverifikasi oleh Kantor Urusan Agama (KUA) setempat.

"Pemerintah Kabupaten Lamandau dalam hal ini telah merencanakan pembentukan Pengadilan Agama Nanga Bulik dan sudah disahkan melalui Kepres, yang akan bertempat di Gedung Aula  BAPPEDA untuk sementara serta tinggal menunggu personil Pengadilan Agama yang akan ditugaskan, dengan harapan operasional Pengadilan Agama Nanga Bulik tidak akan lama lagi",imbuhnya.

Sidang Isbath Nikah sendiri dipimpin oleh Tenaga Ahli dari Pengadilan Agama Pangkalan Bun dan  sebagai pendamping adalah Tenaga Ahli dari Pengadilan Agama Dinas Dukcapil Kabupaten Lamandau.

Laporan panitia di sampaikan oleh Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Lamandau, Atie Dieni, S.Sos, MAP menjelaskan bahwa Isbat Nikah ini dilaksanakan agar pernikahan warga Kabupaten Lamandau tercatat secara resmi menurut perundang-undangan yang berlaku sehingga perkawinan mereka akan sah menurut hukum agama dan juga hukum negara. Tujuannya agar pasangan suami istri memiliki buku nikah dan putra-putri hasil perkawinannya mendapatkan akta kelahiran Selain itu agar anggota keluarga mempunyai hak mendapatkan harta warisan sesuai hukum yang berlaku.

Peserta dalam isbat nikah tahun 2018 ini sebanyak 43 pasangan berasal dari Kecamatan bulik 21 pasangan, Kecamatan sematu Jaya 10 pasangan, Kecamatan menthobi Raya 7 pasangan dan Kecamatan Lamandau 5 pasangan.

Adapun Tenaga Ahli yang terlibat dalam pelaksanaan Isbat Nikah berasal dari Pengadilan Agama Pangkalan Bun berjumlah 10 orang sedangkan pendamping Tenaga Ahli berasal dari Dinas Dukcapil Kabupaten Lamandau Nanga Bulik berjumlah 7 orang.

Fransesa

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner
Kalteng Bicara Baik.
Mari Jaga Lingkungan Kita.

Facebook