Plt. Gubernur Kalteng Hadiri Rakornas Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Tahun 2020

Kontribusi dari Widia Natalia, 18 November 2020 12:48, Dibaca 105 kali.


MMCKalteng – Palangka Raya – Plt. Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Habib Ismail Bin Yahya menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Tahun 2020 secara virtual dari Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng. Rakornas dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo dari Istana Kepresidenan Bogor, Rabu (18/11/2020).

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) selaku instansi pembina Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Rakornas kali ini mengusung tema “Transpormasi Digital dan Profesionalisme Sumber Daya Manusia Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah”.

(Baca Juga : Dua Belas Kapal Singgah di Kumai Dalam Event Wonderful To Indonesia)

Kepala LKPP Roni Dwi Susanto dalam laporannya menyampaikan belanja Pengadaan Barang/Jasa Pemerintahan telah memanfaatkan sistem pengadaan secara elektronik sebagai satu kesatun dari pelaksanaan peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik. Rencana dan penganggaran merupakan tahap awal dari ekosistem pengadaan, tahapan ini merupakan tahapan yang sangat strategis dengan demikian perlu perhatian khusus dari Pimpinan Kementerian/Lembaga/Pemerintah Daerah agar instansinya menyusun rencana pengadaan secara baik dan mengumumkan rencana umum pengadaan sebelum Tahun anggaran berjalan.


Sementara, Presiden RI Joko Widodo dalam arahannya menyampaikan bahwa saat ini kita sedang berada dibawah tekanan yang tidak mudah dan juga sedang dihadapkan dengan pilihan yang tidak mudah.

“Disatu sisi ada Covid dan disatu sisi kita harus menyelamatkan ekonomi”, ucap Joko Widodo.

Joko Widodo menekankan agar gas dan rem harus betul-betul harus dikendalikan dan dikelola dengan baik. Joko Widodo juga menyampaikan disisi ekonomi, pada posisi sulit sekarang ini yang dibutuhkan adalah peredaran uang yang semakin banyak dan yang paling diharapkan yang berasal dari konsumsi dan belanja Pemerintah.

“Oleh sebab itu sudah saatnya kita melakukan perubahan-perubahan yang fundamental kearah meningkatkan  velue for money dengan memberikan nilai manfaat yang sebesar-besarnya kepada masyarakat", tutur Presiden.

Presiden juga menekankan kepada LKPP agar melakukan terobosan dan harus berani melakukan banyak terobosan terutama dengan memanfaatkan teknologi super moderen. Dalam kondisi krisis saat ini, dibutuhkan kecepatan dalam realisasi belanja Pemerintah karena belanja Pemerintahlah yang mendorong permintaan, meningkatkan konsumsi masyarakat yang selanjutkan akan menggerakan ekonomi agar tumbuh kembali.

Hadir mengikuti Rakornas Menteri/Kepala Lembaga/Kepala Daerah Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota, Pimpinan dan Personel Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) dan layanan Pengadaan SecaraElektronik (LPSE) Kementerian/Lembaga/Pemda, International Federation of Purchasing and Supply Management (IFPSM) dan Perwakilan Ikatan Ahli Pengadaan Indonesia (IAPI). Turut hadir mendampingi Plt. Gubernur yakni Plt. Kepala Biro PBJ Prov. Kalteng Suharno serta sejumlah Kepala Perangkat Daerah terkait.(WDY/Foto:Iksan)

Widia Natalia

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner
Kalteng Bicara Baik.
Mari Jaga Lingkungan Kita.

Facebook