Plt. Gubernur Kalteng Hadiri Penyerahan Sertifikat Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap se-Indonesia oleh Presiden RI Joko Widodo

Kontribusi dari Widia Natalia, 09 November 2020 15:54, Dibaca 124 kali.


MMCKalteng – Palangka Raya – Plt. Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Habib Ismail Bin Yahya menghadiri Penyerahan Sertifikat Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) se-Indonesia oleh Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo secara virtual melalui video conference dari Aula Jayang Tingang Lt.II Kantor Gubernur Kalteng, Senin (09/11/2020). Pendaftaran tanah merupakan salah satu upaya Pemerintah untuk memberikan kepastian hukum terkait kepemilikan tanah, yang pada akhirnya dapat memberikan perlindungan hukum, sebagaimana termuat pada Pasal 19 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria (UUPA) yaitu untuk menjamin kepastian hukum oleh Pemerintah maka diadakan pendaftaran tanah di seluruh wilayah Republik Indonesia menurut ketentuan yang diatur dengan Peraturan Pemerintah.

Dalam laporannya Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan A Djalil menyampaikan pembagian sertifikat ini merupakan bagian dari program peduli rakyat ditengah pandemi Covid-19 saat ini. Dengan adanya sertifikat masyarakat berkesempatan mendapatkan akses permodalan.

(Baca Juga : Pemprov. Kalteng Raih Juara 3 Tingkat Nasional di Bidang Transportasi Umum Pada Lomba Inovasi Daerah Tatanan Normal Baru Produktif Dan Aman Covid-19)

Lebih lanjut Sofyan A Djalil menyampaikan, Kementerian ATR/BPN mengeluarkan produk PTSL sebanyak 5,4 Juta Tahun 2017, 9,3 Juta Tahun 2018 dan 11,2 Juta Tahun 2019. Dikarenakan adanya pandemi Covid-19 dan adanya refocusing anggaran, target PTSL Tahun 2020 diturunkan menjadi 7. 370. 510 Sertifikat.


Presiden RI Joko Widodo dalam arahannya menyampaikan dalam kegiatan tersebut sebanyak 1 Juta sertifikat tanah akan dibagikan kepada masyarakat di 31 Provinsi dan 201 Kabupaten/Kota. Joko Widodo menargetkan program penyerahan Sertifikat PTSL se-Indonesia untuk Tahun 2020 berjumlah 10 Juta.

“Saya tau sekarang ini sedang dihadapkan dengan pandemi, ada hambatan dilapangan maupun dikantor, saya turunkan dari 10 Juta menjadi 7 Juta”, ucap Joko Widodo.

Joko Widodo menuturkan sertifikat yang dibagikan merupakan bukti hak yang menjamin kepastian hukum atas pemilikan tanah yang kita miliki.

“Ini sangat penting untuk timbulnya intensitas adanya sengketa, sangat penting untuk mencegah timbulnya konflik pertanahan baik antar individu, individu dengan Perusahaan, Individu dengan Pemerintah”, tambah Joko Widodo.

Joko Widodo berpesan kepada penerima Setifikat PTSL se-Indonesia untuk menyimpan baik-baik sertifikat tersebut dan jangan sampai rusak atau hilang.

Turut hadir mendampingi Plt. Gubernur diantaranya Kapolda Kalteng Irjen Pol Dedi Prasetyo, Danrem 102/PJG Brigjen TNI Purwo Sudaryanto, Kajati Kalteng Mukri, Kabinda Kalteng Brigjen Pol. M. Slamet Urip Widodo, Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Setda Prov. Kalteng H. Nurul Edy, Kepala Kanwil BPN Prov. Kalteng Elijas B Tjahajadi dan Kepala Kanwil Kemenkumham Kalteng Ilham Djaya.(WDY/Foto:Aldo)

Widia Natalia

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner
Mari Jaga Lingkungan Kita.
Kalteng Bicara Baik.

Facebook