Pembukaan Rakordal Prov. Kalteng Triwulan I Tahun 2018

Kontribusi dari Rikah Mustika, 15 Mei 2018 10:13, Dibaca 707 kali.


MMCKalteng – Bappedalitbang Provinsi Kalimantan Tengah menggelar Rapat Koordinasi Pengendalian (Rakordal) Program-Program Pembangunan Provinsi Kalimantan Tengah Triwulan I tahun 2018 di aula serba guna Bappedalitbang Provinsi Kalimantan Tengah, Selasa (15/5). Rapat dihadiri oleh para Asisten Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Kepala Bappedalitbang Provinsi Kalimantan Tengah, pimpinan daerah, Walikota/Bupati se-Kalimantan Tengah, serta kepala SOPD beserta jajarannya. Rapat dipimpin langsung oleh Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Drs. H. Nurul Edy, M.Si.

Kepala Bappedalitbang Provinsi Kalimantan Tengah Ir. Yuren S. Bahat, MM, MT selaku ketua panitia menyampaikan dalam laporannya rapat ini dilaksanakan dalam rangka evaluasi pencapaian pembangunan sampai dengan Triwulan I tahun 2018, percepatan  pelaksanaan pembangunan tahun 2018, serta menjalin sinergi pembangunan antara provinsi dan kabupaten/kota se-Kailmantan Tengah untuk mengetahui pencapaian pembangunan tahun 2018 sampai dengan Triwulan I berupa capaian anggaran, pendapatan, dll. Hasil yang akan dicapai yaitu tersusunnya laporan realisasi anggaran, laporan realisasi capaian kinerja penggunaan RPJMD 2016-2021 untuk tahun 2017, rencana percepatan realisasi pendapatan daerah dan belanja daerah tahun 2018, rumusan permasalahan yang dihadapi dalam pelaksanaan kegiatan, serta terwujudnya konsistensi antara perencanaan, pelaksanaan, dan juga pemberian program dan kegiatan yaitu memberikan masukan kepada Gubernur, Bupati dan Walikota dalam rangka pembangunan di daerah.

(Baca Juga : Cigul JKT48: Tidak ada keberuntungan, keberuntungan adalah buah dari KERJA KERAS)

Sambutan Gubernur Kalimantan Tengah yang dibacakan oleh Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Drs. H. Nurul Edy, M.Si menyampaikan "Rakordal ini sangat penting untuk mengendalikan percepatan pembangunan tahun 2018. Tuntutan kenaikan asli pendapatan darah menjadi hal mutlak terkait kemandirian daerah, prinsipnya semakin besar kontribusi PAD terhadap pendapatan daerah maka akan semakin kecil ketergantungan daerah kepada pemerintah pusat." ujarnya. Beberapa usulan untuk meningkatkan pendapatan daerah yaitu program Samsat online, penerimaan dan pengelolaan sumbangan pihak ketiga kepada pemerintah provinsi Kalimantan Tengah, kotribusi sektor perkebunan, kantor imigrasi di Pangkalan Bun, serta pendirian kanwil pajak di ibukota Provinsi Kalimantan Tengah. Dalam pelaksanaan percepatan pembangunan difokuskan kepada infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan perekonomian dalam arti luas. Harapannya jadwal program/kerja pembangunan bisa dilaksanakan dengan tepat waktu, mutu dan volume, sehingga dapat mempercepat penyerapan anggaran, mendukung pertumbuhan ekonomi, memberikan kesempatan kerja kepada masyarakat, serta dapat mengurangi angka kemiskinan. (Rikah / Foto : Asep)

Rikah Mustika

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner
Kalteng Bicara Baik.
Mari Jaga Lingkungan Kita.

Facebook