UMP 2018 Kalimatan Tengah Naik 8,71 Persen

Kontribusi dari Administrator, 01 November 2017 18:39, Dibaca 1,260 kali.


Besaran Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Upah Minimum Sektoral Provinsi (UMSP) Kalteng tahun 2018 secara resmi telah ditetapkan Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran, dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Kalteng Nomor 37 Tahun 2017, sebesar Rp2.421.305 per bulan, jumlah ini naik 8,71 persen dari UMP tahun 2017 yang sebesar Rp2.227.307 per bulan.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Prov. Kalteng, Drs. Rivianus Syahril Tarigan, M. AP mengungkapkan kenaikan 8,71 persen ini diperoleh dari tingkat inflasi 3,72 persen dan pertumbuhan ekonomi domestik bruto 4,99 persen. “UMP ini diputuskan setelah diadakan rapat Dewan Pengupahan Provinsi tanggal 19 Oktober 2017 dan telah menghitung besaran UMP untuk tahun 2018, unsur dewan pengupahan sendiri terdiri dari Pemerintahan Daerah, Serikat Pekerja dan Serikat Pengusaha ” jelasnya. Selain menetapkan upah minimum provinsi, juga ditetapkan dalam keputusan yang sama, Upah Minimun Sektoral Provinsi yang kenaikannya bervariasi.UMP secara efektif akan berlaku 1 Januari 2018. Ditegaskan Syahril, berdasarkan peraturan menteri tenaga kerja, jika ada perusahaan yang merasa belum mampu memenuhi UMP  yang sudah ditetapkan dapat mengajukan penangguhan dan pemerintah daerah mempertimbangkan, namun sejauh ini, selama 2017 tidak ada perusahaan yang mengajukan penangguhan pemberlakuan UMP, sehingga diharapkan nantinya semua perusahaan dapat mematuhi besaran UMP yang sudah ditetapkan. (FB).

(Baca Juga : Sekda Kalteng Hadiri Rakor Pencapaian Target Realisasi APBD Tahun 2020 dan Implementasi Penggunaan Masker, Cuci Tangan Serta Jaga Jarak Untuk Perubahan Prilaku Baru di Masa Pandemi Covid-19)

Administrator

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner
Mari Jaga Lingkungan Kita.
Kalteng Bicara Baik.

Facebook