Dispursip Kalteng : Tingkatkan Minat Baca Melalui Berbagai Program dan Layanan

Kontribusi dari Widia Natalia, 02 Maret 2020 13:14, Dibaca 706 kali.


MMCKalteng – Palangka Raya - Salah satu indikator kemajuan suatu daerah dapat dilihat dari banyaknya Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dan berdaya saing tinggi.  

Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Kalimantan Tengah (Dispursip Prov. Kalteng) sejak Tahun 2015 telah melakukan program pengembangan perpustakaan yang berbasis inklusi sosial yang melibatkan masyarakat umum untuk terus menumbuhkembangan minat baca.  

(Baca Juga : Gubernur Harapkan DPP HWKatingan Berikan Ide dan Masukan Yang Bersifat Konstruktif)

Dengan berbasis inklusi sosial, perpustakaan memperkuat perannya dalam meningkatkan literasi masyarakat. Perpustakaan berbasis inklusi sosial merupakan upaya meningkatkan akses kepada masyarakat agar mendapatkan informasi yang mereka butuhkan.  


Kepala Dispursip Prov. Kalteng Dra. Susana Ria Aden menyampaikan, bidang pengembangan perpustakaan berbasis inklusi sosial melibatkan masyarakat umum, pelajar baik itu di tingkat SD, SMP, SMA, maupun Mahasiswa dengan buku-buku yang ada di perpustakaan.   

“Sehingga ilmu yang didapatkan melalui buku-buku yang di baca dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu contoh yang bisa diambil dalam penerapan kehidupan sehari-hari yakni, bagaimana seseorang yang berkeinginan berkebun, namun tidak memiliki keahlian yang terampil dalam berkebun. Jadi melalui buku kita bisa belajar tentang tahapan maupun tata cara bercocok tanam atau berkebun”, kata Ria Aden kepada MMC Kalteng, Senin (02/03/2020).  

Pihaknya menambahkan bahwa di Tahun 2019 telah meluncurkan program untuk meningkatkan minat baca dan meningkatkan status sosial masyarakat umum yakni dengan memberikan penghargaan sebagai apresiasi kepada masyarakat maupun pelajar yang antusias mengunjungi perpustakaan.  

“Kami berharap anak-anak dapat mengenal perpustakaan sejak dini untuk meningkatkan SDM, walaupun ini bukan program wajib belajar atau pendidikan dasar tapi ini program pendukung untuk meningkatkan SDM serta meningkatkan ilmu pengetahuan,” imbuhnya.  

Dispursip juga melaksanakan layanan Story Telling (bercerita), kegiatan ini ditujukan dalam rangka membentuk karakter anak-anak bangsa menjadi karakter yang berpribadi tinggi dan cinta perpustakaan melalui dongeng-dongeng yang dikemas secara menarik dan disampaikan oleh pustakawan-pustakawan yang telah berpengalaman dalam hal ini. (WDY/Foto:Ald)

Widia Natalia

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook