Dibalik Cerita Membesei Hakalawan

Kontribusi dari Rikah Mustika, 04 Mei 2018 12:57, Dibaca 341 kali.


MMCKalteng – Lomba yang sangat menarik untuk disaksikan pada FBIM 2018 adalah Membesei Hakalawan atau besei kambe yang tujuannya melestarikan nilai-nilai budaya masyarakat Kalimantan tengah yang berhubungan  dengan sungai. Sistem lomba ini beregu pria dan wanita, setiap regu beranggotakan 2 orang dalam satu kali tampil dan tanpa cadangan peserta. Perahu dan dayung sisediakan oleh panitia. Dan tentunya  peserta adalah pria dan wanita dewasa yang bisa berenang. Kegiatan ini dilaksanakan di Pelabuhan KP3 Depan Rumah Jabatan Bupati Kabupaten Kapuas, Jumat (4/5) pagi. Peserta putra berasal dari 9 Kontingen yaitu Kabupaten Barito Selatan, Kabupaten Sukamara, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kabupaten Barito Utara, Kabupaten Murung Raya, Kabupaten Kapuas, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kabupaten Katingan, dan Kabupaten Pulang Pisau. Sedangkan peserta putri berasal dari 6 Kontingen yaitu Kabupaten Sukamara, Kabupaten Barito Utara, Kabupaten Barito Selatan, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kabupaten Kapuas, dan Kabupaten Katingan.

Lodewiek adalah salah satu juri lomba, menyampaikan "Lomba besei kambe berasal dari sejarah dimana ada orang tua yang sedang mendayuh di sungai bertemu dengan orang asing yang ingin menumpang pulang menggunakan perahu yang sama. Orang tua selaku pemilik perahu ingin pergi ke arah yang berlawanan dengan orang asing, sehingga perahunya berputar dan hanya jalan di tempat. Pada awalnya tidak ada dayung diatas perahu tersebut, namun tiba-tiba dayung tersebut sudah ada disana, sehingga taluh (orang gaib) percaya orang Dayak di Kalimantan Tengah memiliki ilmu."ujarnya kepada Tim MMC. Beliau juga menyampaikan dayung bese kambe ini perlu dilestarikan agar budaya Kalimantan Tengah bias dikenal oleh masyarakat luar. (Rikah / Foto : Asep)

(Baca Juga : HUT Kalteng Di Kapuas Dipastikan Meriah)

Rikah Mustika

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner
Mari Jaga Lingkungan Kita.
Kalteng Bicara Baik.

Facebook