Sekda Kalteng Ikuti Webinar Ditjen Bina Bangda Mewujudkan Kemandirian Pangan Berkelanjutan

Kontribusi dari Widia Natalia, 02 Juli 2020 17:40, Dibaca 581 kali.


MMCKalteng - Palangka Raya - Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah (Prov. Kalteng) Fahrizal Fitri mengikuti Webinar Ditjen Bina Bangda "Daerah Membangun : Mewujudkan Kemandirian Pangan Berkelanjutan" secara virtual melalui video conference, bertempat di Aula Eka Hapakat Lantai III kantor Gubernur Kalteng, Kamis (02/07/2020).

Webinar virtual menghadirkan narasumber Plh. Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Hari Nur Cahya Murni, Staf Khusus Menteri Dalam Negeri Bidang Politik & Media Kastorius Sinaga dan Staf Khusus Menteri Dalam Negeri Bidang Pemerintahan Muchlis Hamdi secara virtual. Turut hadir melalui video conference Staf Ahli Menteri Bidang Aparatur dan Pelayanan Publik Yusharto selaku moderator dalam kegiatan webinar.

(Baca Juga : Pemprov Kalteng Gelar Upacara Peringatan Hari Guru Nasional)

Plh. Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah, Kemendagri Hari Nur Cahya Murni mengatakan ketahanan pangan merupakan kondisi tersedianya pangan yang cukup jumlah maupun mutunya, aman, beragam, bergizi, merata, dan terjangkau untuk hidup sehat, aktif, produktif dan berkelanjutan. SDM yang sehat merupakan modal dasar bagi pelaksanaan pembangunan.

Sementara, staf Khusus Menteri Dalam Negeri Bidang Politik & Media Kastorius Sinaga menyampaikan langkah-langkah dan Kebijakan Kemendagri untuk mewujudkan kemandirian pangan berkelanjutan ditengah pandemi saat ini yakni pertama, melakukan Pemetaan tentang Jenis Produksi dan Kebutuhan dari Masing-masing Daerah.

Kedua, Kementerian Dalam Negeri mengeluarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 2 Tahun 2020 kepadaGubernur, Bupati/Walikota, tentang Menjaga Ketahanan Pangan Nasional Pada Saat Tanggap Darurat Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Ketiga, mendorong para pelaku dunia usaha bidangpangan di wilayah masing-masing untuk berkontribusi menjaga ketersediaan stok bahan pangan dan tidak mengambil keuntungan dari kondisi akibat wabah Covid-19;

Keempat, memberikan akses keluar/masuk di setiap wilayah bagi kelancaran pengiriman logistik sarana produksi pertanian supply bahan pangan pokok dan komoditas ekspor pertanian, serta urus arus tenaga kerja pertanian ke/dari berbagai wilayah di Indonesia dengan tetap memperhatikan Protokol Kesehatan.

Kelima, mengoptimalkan program kegiatan pertanian yaitu Lumbung Pangan Masyarakat, Pemberdayaan Pekarangan Lestari, dan Pengembangan Usaha Pangan Masyarakat/ Lembaga Distribusi Pangan yang Dibina dalam rangka mengantisipasi kebutuhan pangan masyarakat di wilayah masing-masing.

Keenam, mengalokasikan anggaran untuk Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD), termasuk pangan pokok lokal selain beras, terutama bagi daerah dengan tingkat kerawanan bencana yang tinggi dan akses pangan yang relatif sulit seperti daerah berciri kepulauan dan daerah Tertinggal, Terdepan, Terluar (T3);

Ketujuh, memperkuat pengawasan terhadap penyediaan maupun penyaluran bahan pangan dengan melibatkan peran Satuan Tugas (Satgas Pangan) serta masyarakat di wilayah masing-masing.

Terakhir, mendorong dilakukannya Kerjasama Antar Daerah, sehingga Daerah yang Surplus Jenis Bahan Pokok (Pertanian) tertentu dapat Mendistribusikannya ke Daerah lain yang terjadi Kelangkaan.

Dan, Staf Khusus Menteri Dalam Negeri Bidang Pemerintahan Muchlis Hamdi menyampaikan mengenai Desentralisasi Urusan Pemerintahan Bidang Pangan.

Turut hadir dalam rapat tersebut, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Hortikultura dan Peternakan Prov. Kalteng Hj. Sunarti, Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Prov. Kalteng Lilis Suryani serta Kepala Perangkat Daerah terkait.(WDY/Foto:Doni)

Widia Natalia

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook