Perkembangan Terbaru Kasus Covid-19 di Kalteng : Sembuh 36 Orang Dan Terkonfirmasi Positif 40 Orang

Kontribusi dari Widia Natalia, 01 Juli 2020 16:30, Dibaca 423 kali.


MMCKalteng - Palangka Raya - Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Sugianto Sabran selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kalteng terus menerus mengajak masyarakat Kalteng agar tetap bersemangat menjalani kehidupan di tengah perjuangan bersama menghadapi pandemi Covid-19.

Gubernur Kalteng menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Kalteng bersama dengan Pemerintah Kabupaten/ Kota se-Kalteng terus menerus melakukan upaya-upaya terbaik untuk percepatan penanganan Covid-19 di Kalteng.

(Baca Juga : Enam Puluh Tujuh Persen Pasien Positif Covid-19 di Kobar Merupakan OTG)

Peran aktif dari seluruh masyarakat menjadi sangat penting dalam upaya percepatan pemutusan penyebaran Covid-19 di Kalteng. Hal ini disampaikan oleh Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kalteng melalui tim komunikasi publik Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kalteng Rita Juliawati, SKM, M.Si dalam press release yang digelar pada Rabu (01/07/2020) sore, di Lobi Kantor Utama RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya.

Dalam keterangannya, Rita Juliawati menyampaikan, saat ini jumlah pasien sembuh Covid-19 di Kalteng kembali mengalami peningkatan dalam jumlah banyak. Jumlah pasien sembuh Covid-19 saat ini telah mencapai 440 orang, setelah kembali ada penambahan sebanyak 36 orang dalam 24 jam.

Penambahan jumlah pasien sembuh Covid-19 yang baru sebanyak 36 orang diantaranya 24 orang merupakan warga asal Kota Palangka Raya, 1 orang merupakan warga asal Kabupaten Kotawaringin Timur, 2 orang merupakan warga asal Kabupaten Katingan, 3 orang merupakan warga asal Kabupaten Kapuas, 2 orang merupakan warga asal Kabupaten Pulang Pisau, 1 orang merupakan warga asal Kabupaten Barito Utara dan 3 orang lainnya merupakan warga asal Kabupaten Gunung Mas.

Sebanyak 36 orang yang baru dinyatakan sembuh, diantaranya 18 orang berdasarkan hasil dari RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya, 1 orang berdasarkan hasil dari RSUD Murjani Sampit, 2 orang berdasarkan hasil dari RSUD Soemarno Sostroatmojo Kapuas, 3 orang berdasarkan hasil dari RS Siloam Palangka Raya, 2 orang berdasarkan hasil dari RSUD Mas Amsyar, 2 orang berdasarkan hasil dari RSUD Pulang Pisau, 4 orang berdasarkan hasil dari RS Kota Palangka Raya, 1 orang berdasarkan hasil dari RSUD Muara Teweh, 1 orang berdasarkan hasil dari RS Bhayangkara dan 2 orang lainnya yang sebelumnya menjalani isolasi mandiri.

Total sebanyak 440 orang dinyatakan sembuh Covid-19, masing-masing sebanyak 185 orang berdasarkan hasil dari RSDS Palangka Raya, 18 orang dinyatakan sembuh dalam 24 jam terakhir, 93 orang berdasarkan hasil dari RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, 32 orang berdasarkan hasil dari RSUD Murjani Sampit, 1 orang dinyatakan sembuh dalam 24 jam terakhir, RSUD Soemarno Sostroatmojo Kapuas 19 orang, 2 orang dinyatakan sembuh dalam 24 jam terakhir, 18 orang berdasarkan hasil dari RSUD Puruk Cahu, 1 orang berdasarkan hasil dari RSUD Ulin Bjm, 29 orang berdasarkan hasil dari RS Siloam Palangka Raya, 3 orang dinyatakan sembuh dalam 24 jam terakhir, 13 orang berdasarkan hasil dari RSUD Mas Amsyar, 2 orang dinyatakan sembuh dalam 24 jam terakhir, 5 orang berdasarkan hasil dari RSUD Jaraga Sasameh, RSUD Pulang Pisau 7 orang, 2 orang dinyatakan sembuh dalam 24 jam terakhir, 13 orang berdasarkan hasil dari RS Kota Palangka Raya, 4 orang dinyatakan sembuh dalam 24 jam terakhir, 2 orang berdasarkan hasil dari RSUD Muara Teweh, 1 orang dinyatakan sembuh dalam 24 jam terakhir, 5 orang berdasarkan hasil dari RS Bhayangkara, 1 orang dinyatakan sembuh dalam 24 jam terakhir, 3 orang dinyatakan sembuh dalam 24 jam terakhir, 11 orang berdasarkan hasil dari RSUD Lamandau, 1 orang berdasarkan hasil dari RSUD Sukamara, 3 orang berdasarkan hasil dari RSUD TNI, isoslasi mandiri 2 orang dan 1 orang lainnya berdasarkan hasil dari RS Betang Pambelum.

Rita Juliawati juga menyampaikan, jumlah terkonfirmasi positif di Kalteng masih mengalami penambahan dalam jumlah banyak.

Terkonfirmasi positif Covid-19 telah saat ini mencapai 944 kasus. Dalam 24 jam terakhir dilaporkan telah terjadi penambahan pada pasien terkonfirmasi positif sebanyak 40 orang.

Sebanyak 40 orang tersebut, masing-masing 12 orang merupakan warga asal Kota Palangka Raya, 5 orang merupakan warga asal Kabupaten Kotawaringin Timur, 8 orang merupakan warga asal Kabupaten Kotawaringin Barat, 4 orang merupakan warga asal Kabupaten Kapuas, 3 orang merupakan warga asal Kabupaten Gunung Mas, 3 orang merupakan warga asal Kabupaten Barito Utara dan 5 orang lainnya merupakan warga asal Kabupaten Murung Raya.

Terkonfirmasi positif yang baru saat ini sedang berada di RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya 6 orang, di RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun 8 orang, di RSUD Murjani Sampit 5 orang, di RSUD Karantina Pemerintah Daerah Kapuas dan RSUD Soemarno Sostroatmojo 3 orang, di RSUD Puruk Cahu 5 orang, RS Kota Palangka Raya 2 orang, RSUD Muara Teweh 3 orang, RS Bhayangkara 1 orang, isolasi mandiri 5 orang, RSUD Kuala Kurun 1 orang dan RSI PKU Muhamadiyah 1 orang.

Saat ini, total kasus positif yang dilaporkan telah mencapai 944 yakni 440 orang sudah dinyatakan sembuh, 58 orang meninggal dunia dan sisanya sebanyak 446 pasien positif yang masih menjalani perawatan di sejumlah RS rujukan Covid-19 di Kalteng.

Sebanyak 446 pasien positif Covid-19 yang tersisa saat ini, masing-masing yang menjalani perawatan di RSDS Palangka Raya tersisa 131 orang saat ini, RSSI Pangkalan Bun menjadi 19 orang, RSUD Murjani Sampit menjadi 12 orang, Karantina Pemerintah Daerah Kapuas dan RSUD Soemarno Sostroatmojo menjadi 107 orang, RSUD Puruk Cahu menjadi 19 orang, RS Siloam Palangka Raya tersisa 22 orang, RSUD Mas Amsyar tersisa 3 orang, RSUD Jaraga Sasameh tetap 7 orang, RSUD Pulang Pisau tersisa 2 orang, RS Kota Palangka Raya tersisa 22 orang, RSUD Muara Teweh menjadi 9 orang, RS Bhayangkara tetap 20 orang, RSUD Lamandau tetap 2 orang, RSUD TNI tetap 7 orang, menjalani isolasi mandiri menjadi 13 orang, RSUD Kuala Kurun menjadi 21 orang, RS Betang Pambelum tetap 9 orang, RSI PKU Muhamadiyah menjadi 14 orang dan RSUD Tamiang Layang tetap 7 orang saat ini.

Disampaikan juga oleh Tim komunikasi publik Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kalteng Rita Juliawati, tingkat kematian atau Case Fatality Rate (CFR) Covid-19 di Kalteng saat ini berada di angka 6,1 persen. Dalam 24 jam terakhir, jumlah pasien meninggal dunia akibat Covid-19 mengalami penambahan sebanyak 3 orang sehingga menjadi 55 orang saat ini. Ada penambahan dibanding tanggal 30 Juni 2020.

Sebanyak 3 orang yang baru dinyatakan meninggal dunia yakni merupakan warga asal Kota Palangka Raya yang sebelumnya menjalani perawatan di RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya.

Rita Juliawati kembali menuturkan, saat ini sebaran Kasus Pasien Dengan Pengawasan (PDP) di Kalteng berada di 13 Kabupaten/Kota. Dalam 24 jam terakhir, jumlah kasus PDP dilaporkan kembali mengalami pengurangan sebanyak 5 orang. Jumlah kasus PDP saat ini tersisa 96 orang.

PDP di RSDS Palangka Raya tersisa 13 orang saat ini, PDP di RSUD Soemarno Kapuas tersisa 19 orang, PDP di RSUD Pulang Pisau tetap 8 orang saat ini, PDP di RSUD RSSI Pangkalan Bun tetap 14 orang saat ini, PDP di RS Siloam Palangka Raya menjadi 2 orang saat ini, PDP di RSUD Mas Amsyar tetap 7 orang, PDP di RS Bhayangkara menjadi 5 orang, PDP di RSUD Murjani Sampit tetap 3 orang saat ini, PDP di RSUD Muara Teweh tersisa 3 orang, PDP di RSUD Lamandau tetap 5 orang, PDP di RSUD Tamiang Layang tersisa 4 orang, RSUD Jaraga Sasameh tetap 4 orang saat ini, RSUD Puruk Cahu tetap 1 orang, PDP di RS Kuala Pembuang tetap 1 orang dan PDP di RS Kota Palangka Raya nenjadi 7 orang.

Distribusi PDP dari masing-masing daerah diantaranya Kota Palangka 20 orang, Kabupaten Pulang Pisau 8 orang, Kabupaten Katingan 7 orang, Kabupaten Kapuas 20 orang, Kabupaten Gunung Mas 2 orang, Kabupaten Murung Raya 1 orang, Kabupaten Kotawaringin Barat 13 orang, Kabupaten Kotawaringin Timur 3 orang, Kabupaten Seruyan 4 orang, Kabupaten Barito Utara 3 orang, Kabupaten Lamandau 5 orang, Kabupaten Barito Timur 5 orang dan Kabupaten Barito Selatan 5 orang.

Terakhir disampaikan oleh Rita Juliawati, untuk kasus Orang Dalam Pemantauan (ODP) dilaporkan tersisa 373 orang, ada pengurangan sebanyak 22 orang dibanding tanggal 30 Juni 2020. ODP terbanyak ada di Kabupaten Kotawaringin Timur berjumlah 132 orang. (WDY/Foto:Fery)

Widia Natalia

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner
Kalteng Bicara Baik.
Mari Jaga Lingkungan Kita.

Facebook